cerita katak yang sombong

KATAKBETINA YANG SOMBONG KOLEKSI CERITA KANAK-KANAK ms 1 rohayatifasilinus@ pinggir sebuah hutan tinggal sepasang katak. Katak jantan sangat baik hati. Katak betina pula sombong dan tidak suka berkawan dengan katak lain. Jika hujan turun, katak betina itu sering bernyanyi. Katak betina ingin menunjuk-nunjuk mình đã không yêu xin đừng tìm nhau. Selamat Datang di Blog Materi Pelajaran. Pada artikel kali ini , kami akan membahas tentang "Cerita Dongeng Anak Katak Yang Sombong dan Anak Lembu ". Bagi yang suka membaca kisah cerita Dongeng. Langsung aja ya Ceritanya.... Anak Katak Yang Sombong dan Anak Lembu Di tengah padang rumput yang sangat luas, terdapat sebuah kolam yang dihuni oleh berpuluh-puluh katak. Diantara katak-katak tersebut ada satu anak katak yang bernama Doni si katak, dia adalah anak katak yang paling besar dan kuat. Karena kelebihannya itu, Doni si katak menjadi sangat sombong. Dia merasa kalau tidak ada anak katak lainnya yang dapat mengalahkannya. Sebenarnya kakak Doni si katak sudah sering menasehati agar Doni si katak tidak bersikap sombong pada teman-temannya yang lain. Tetapi nasehat kakaknya tersebut tidak pernah dihiraukannya. Hal ini yang menyebabkan teman-temannya mulai menghindarinya, hingga Doni tidak mempunyai teman bermain lagi. Pada suatu pagi, Doni si katak berlatih melompat di padang rumput. Ketika itu juga ada seekor anak lembu yang sedang bermain di situ. Sesekali, anak lembu itu mendekati ibunya untuk menyedot susu. Anak lembu itu gembira sekali, dia berlari-lari sambil sesekali menyenggok rumput yang segar. Secara tidak sengaja, lidah anak sapi yang dijulurkan terkena tubuh si Doni si katak. "Huh, berani makhluk ini mengusikku," kata Doni si katak dengan perasaan marah sambil coba menjauhi anak lembu itu. Sebenarnya anak lembu itu pula tidak berniat untuk mengganggunya. Kebetulan pergerakannya sama dengan Doni si katak sehingga menyebabkan Doni si katak menjadi cemas dan melompat dengan segera untuk menyelamatkan diri. Sambil terengah-engah, Doni si katak sampai di tepi kolam. Melihat Doni si katak yang kelihatan sangat capek, kawan-kawannya nampak sangat heran. "Hai Doni si katak, mengapa kamu terengah-engah, mukamu juga kelihatan sangat pucat sekali,” Tanya teman-temannya. "Tidak ada apa-apa. Aku hanya cemas saja. Lihatlah di tengah padang rumput itu. Aku tidak tahu makhluk apa itu, tetapi makhluk itu sangat sombong. Makhluk itu hendak menelan aku." Kata Doni si katak. Kakaknya yang baru tiba di situ menjelaskan. " Makhluk itu anak lembu. sepengetahuan kakak, anak lembu tidak jahat. Mereka memang biasa dilepaskan di padang rumput ini setiap pagi." "Tidak jahat? Kenapa kakak bias bilang seperti itu? Saya hampir-hampir ditelannya tadi," kata Doni si katak. "Ah, tidak mungkin. Lembu tidak makan katak atau ikan tetapi hanya rumput." Jelas kakaknya lagi. "Saya tidak percaya kakak. Tadi, aku dikejarnnya dan hampir ditendang olehnya." Celah Doni. "Wahai kawan-kawan, aku sebenarnya bisa melawannya dengan mengembungkan diriku," Kata Doni si katak dengan bangga. " Lawan saja Doni si katak! Kamu tentu menang," teriak anak-anak katak beramai-ramai. "Sudahlah Doni si katak. Kamu tidak akan dapat menandingi lembu itu. Perbuatan kamu berbahaya. Hentikan!" kata Kakak Doni si katak berulang kali tetapi Doni si katak tidak mempedulikan nasehat kakaknya. Doni si katak terus mengembungkan dirinya, karena dorongan dari teman-temannya. Sebenarnya, mereka sengaja hendak memberi pelajaran pada Doni si katak yang sombong itu. "Sedikit lagi Doni si katak. Teruskan!" Begitulah yang diteriakkan oleh kawan-kawan Doni. Setelah perut Doni si katak menggembung dengan sangat besar, tiba-tiba Doni si katak jatuh lemas. Perutnya sangat sakit dan perlahan-lahan dikempiskannya. Melihat keadaan adiknya yang lemas, kakak Doni si katak lalu membantu. Mujurlah Doni si katak tidak apa-apa. Dia sembuh seperti sedia kala tetapi sikapnya telah banyak berubah. Dia malu dan kesal dengan sikapnya yang sombong. Nah itulah pembahasan kami terkait dengan topik kali ini yaitu “ Cerita Dongeng Anak Katak Yang Sombong dan Anak Lembu ”, Semoga cerita kali ini dapat bermanfaat bagi sahabat yang suka membaca , Sering – sering mampir ya... Download Aplikasi Ngedongeng di Cerita Fiksi Anak Katak oo Katak Pada suatu hari, seekor katak kecil sedang berburu serangga di sebuah kolam. Sambil melompat ke daun bunga teratai yang satu sampai ke teratai lainnya dengan menahan lapar karna hampir seharian ia tidak menemukan makanan. Download Aplikasi Ngedongeng di Cerita Fiksi Anak Kesombongan Membawa Masalah " Hei katak kecil! Dari tadi aku perhatikan kamu lompat ke sana ke sini tapi gak dapat makanan. Kasihan sekali kamu." " Tidak apa-apa. Aku tetap berusaha sebelum gelap Om katak." "Hap....", Si katak dewasa menjulurkan lidahnya. Ia memakan serangga yang barusan di dapatnya dengan lahap. "Lihatlah... baru sebentar saja aku di sini sudah dapat makanan. Dasar katak bodoh." ucap katak dewasa dengan sombong. Si katak kecil hanya tersenyum menanggapi umpatan Katak dewasa. "Seharusnya kau banyak belajar dari aku. Jangan-jangan kamu juga belum tau cara menyelamatkan diri dari musuh. Sudah kelihatan dari caramu mencari makanan. Hahahaha." Si katak kecil berusaha menghindar dari katak dewasa yang terus mengejeknya. Tapi, tetap saja si katak dewasa yang sombong mengikuti ke mana pun katak kecil melompat. Cerita Fiksi Anak Tidak Boleh Sombong Tak lama kemudian, air kolam tersebut bergelombang ke arah mereka. Si katak kecil merasa ada bahaya yang mengintai. Sedangkan katak dewasa masih sibuk mencari kesalahan katak kecil. "Om katak!!!!!! Awas.... !!!", teriak katak kecil. Byurrrrr!!!!!!!! Ia melompat ke dalam kolam dan menyelamatkan katak dewasa dari serangan ular yang tiba-tiba muncul. Ular tersebut juga tidak mau kalah dan terus mengejar karna ia sedang sangat kelaparan. Dengan sisa tenaga yang ia punya, katak kecil berenang lebih cepat dengan tetap memegang katak dewasa yang masih bingung. Katak dewasa tidak bisa berenang secepat katak kecil. Ia merasa kesulitan berenang dengan perutnya yang buncit. Download Aplikasi Ngedongeng di Cerita Fiksi Mendidik tanpa Hardik Hingga akhirnya mereka selamat dari serangan ular tersebut. Mereka beristirahat di tempat persembunyian biasa yg dilakukan katak kecil bila di kejar musuh. "Terima kasih katak kecil. Aku berhutang budi padamu. Maafkan aku yang telah meremehkan kemampuanmu. Ternyata kau lebih hebat.", ucap katak dewasa merasa bersalah. "Tidak apa-apa. Kita harus tetap saling tolong menolong Om katak." " Baiklah, sebagai ucapan terima kasih, datanglah kerumahku. Ada banyak makanan di sana." "Terimakasih Om katak", ucap katak kecil dengan senang. Dan semenjak hari itu mereka menjadi teman baik. Saling membantu ketika kesulitan dan saling melengkapi kekurangan satu sama lain. Uploaded byfzaylarajaie 0% found this document useful 0 votes111 views1 pageDescriptionceritaCopyright© © All Rights ReservedAvailable FormatsDOCX, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes111 views1 pageKatak Yang SombongUploaded byfzaylarajaie DescriptionceritaFull descriptionJump to Page You are on page 1of 1Search inside document Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime. Katak yang sombongSaat itu, hujan lebat mengguyur hutan yang rimbun dengan suara guntur yang bersaut-sautan terdengar dari kejauhan. Di sebuah rumah yang terbuat dari potongan pohon, Hiduplah Seekor Katak yang tinggal sendirian. Dia tidak mempunyai apapun selain rumah nya yang sudah rapuh karena sering terkena panas dan hujan. Sehari-hari nya, dia hanya memberhentikan rombongan semut yang sedang berbondong-bondong membawa makanan, atau mungkin serpihan-serpihan kalian, berhenti. Apa yang kalian bawa itu?” Ucap Sang katak dengan tangan meringkuk di pinggang“Kenapa kau bertanya?! Ini hanya potongan buah yang jatuh ke tanah” Jawab semut dengan kau ingin lewat sini, kau harus membaginya kepadaku, karena ini wilayahku!” Jawab Sang Katakdengan sombong, seperti hanya dia yang tinggal di dunia juga aku harus membaginya kepadamu? kami dengan susah payah membelah dan memisahkan kotoran dari potongan buah ini, Sementara kau hanya meminta dengan seenaknya, kau pikir, kau siapa? Kau penguasa disini? Hah?! Sang katak terdiam, termenung bingung, dia mencerna kata-kata dari Semut itu. Semut pun hanya berlalu melewatinya tanpa peduli resiko yang akan didapati nya setelah berbicara seperti itu. Keesokan hari nya, Hari yang sangat cerah untuk bersantai dan mendengar suara kicauan burung dari kejauhan. Sang Katak sedang bersandar di pohon dengan menyilangkan kedua kaki nya. Dia mendengar suara ramai-ramai yang sangat gaduh di tepian sungai. Dia heran, kenapa di siang hari yangcerah ini sangat gaduh sekali. Tidak lama setelah itu, dia langsung menghampiri tempat kegaduhan tersebut. Dia mendapati semut yang sedang bergotong royong membawa helai-helai daun menyebrangi sungai yang menuju dataran tinggi. “Apa yang kalian lakukan di siang hari yang cerah ini, lebih baik kalian Dengan melupakan masalah kemarin, Sang Katak berbicara sambil sesekali mengorek kuping nya dengan kau tidak tau? Sebentar lagi akan badai, hujan akan mengguyur hutan ini dengan sangat deras. kami tidak ingin tenggelam disini, maka dari itu kami akan meninggalkan hutan ini dan pergi kesebrang sungai yang mana disana terdapat dataran tinggi!” Seruan dari Seekor Semut dan berlalu meninggalkan Sang Katak. Dalam hatinya Sang Katak berasumsi “Dasar aneh, bagaimana bisa cerah-cerah begini akan turun hujan yang deras” dia melanjutkan kembali tidur siang nya. Saat sore hari tiba, suara guntur terdengar kembali secara bersaut-sautan dari kejauhan. Dia membuka matanya karena kaget. Dia bergegas untuk melihat kembali rombongan Semut siang tadi, ternyata, semuanya sudah pergi meninggalkan dia sendirian. Dengan keangkuhan nya dia berpikir “Aku seekor katak, lagi pula aku bisa Kumpulan dongeng dan cerita anak sudah kakak posting di blog ini. Hal ini Kakak lakukan karena ingin semua anak Indonesia mendapatkan cerita dongeng anak terbaik dari seluruh dunia. Seperti fabel anak yang Kakak ceritakan pada malam hari ini. Ceritanya sederhana namum memiliki pesna moral yang baik. Selamat membaca. Kumpulan Dongeng Dan Cerita Anak Fabel Dunia Kumpulan Dongeng Dan Cerita Anak Katak Yang Sombong Suatu hari, hiduplah seekor Katak yang tinggal di sebuah sumur yang sangat dangkal. Ia adalah seekor Katak yang sangat sombong dan sangat percaya diri. Setiap hari, ia selalu membanggakan sumur dangkal tempat tinggalnya tersebut. Pada suatu hari, Katak sedang asik berjalan-jalan di pinggir sumur. Namun, secara tiba-tiba. Ia bertemu dengan hewan yang sangat aneh. Baru pertama kali ia melihat hewan tersebut, hewan tersebut membawa rumahnya kemanapun ia pergi. ’ Hei, siapa kau? Aku baru pertama kali ini melihatmu.’’ Tanya Katak. ’ Aku adalah Penyu dari Laut Timur yang indah. Kau sendiri siapa? Kata Penyu. ’ Aku adalah Katak. Aku penguasa sumur ini. Sekali melompat, aku bisa mencapai bibir sumur ini. Saat aku melompat ke dalam air, hanya selutut saja yang tergenang. Tidak seperti seekor Cacing, Kepiting, dan Kecebong yang tenggelam di dalam air sumur. Aku adalah hewan yang sangat tinggi di sumur yang dangkal ini. Kau harus sering bermain ke rumah ku ini teman!’’ kata Katak membanggakan diri kepada Penyu. Penyu pun sangat penasaran dengan sumur dangkal. Akhirnya, ia masuk ke dalam bibir sumur. Namun, sebelum kakinya menginjak bibir sumur tersebut , lutut kaki Penyu terbentur mengenai bibir sumur. Penyu menjadi sangat ragu karena sumur itu sangat sempit sekali dan tubuhnya tidak dapat masuk kedalam sumur dangkal milik Katak. Akhirnya, Penyu pun menceritakan tentang laut timur yang sangat indah kepada Katak teman barunya tersebut. ’ Temanku, tahukah kau laut timur? Laut timur sangat luas sekali, melebihi apa yang bisa kau bayangkan dalam pikiranmu. Laut timur juga sangat dalam , mencapai ribuan kilometer kedalamannya. Pada zaman Kerajaan yang di pimpin oleh seorang Raja yang sangat bijaksana. Terjadilah kekeringan selama tujuh tahun lamanya. Namun, air laut timur sama sekali tidak berkurang sedikitpun. Kebahagian terbesar adalah aku dapat hidup di laut timur.’’ Kata Penyu menceritakan laut timur. Katak sangat terkejut mendengar apa yang di ceritakan Penyu, tentang laut timur yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya. Akhirnya, ia pun sadar bahwa dirinya bukanlah yang terbesar, bahkan bukan juga yang terhebat di dunia. Ia merasa sangat malu karena selama ini sudah menyombongkan diri dan terlalu percaya diri Pesan moral dari Kumpulan Dongeng Dan Cerita Anak Katak Yang Sombong adalah banyaklah belajar sehingga pengetahuanmu luas. Dengan banyak belajar kamu jadi tahu banyak hal. Selain itu jangan sombong karena sehebat apapun kamu, akan ada orang yang lebih dari kamu. Baca kumpulan dongeng anak dan cerita rakyat lainnya pada artikel kakak berikut ini Dongeng Anak Nusantara – Cerita Dongeng Binatang dan Cerita Dongeng Anak Pendek Terbaik Dunia Navigasi pos

cerita katak yang sombong