cerita paskah sekolah minggu

KegiatanSekolah Minggu merupakan pelayanan ibadah yang sangat penting Bagi orang Kristen. Yang bertujuan untuk memupuk pondasi iman yang kuat, Dalam pembelajaran anak anak Sekolah minggu, juga sering dilakukan dengan bentuk aktifitas kreatifitas, semisal Mewarnai Gambar gambar dengan thema yang diangkat dari Alkitab dan kisah kisah kekristenan. Berbedadengan hari Minggu lainnya, anak-anak Sekolah Minggu (ASM) GKI Pondok Indah, kelas 4-6 SD merayakan Paska dengan teman-teman dari PA "Karena Doa" dan "Tanjung Barat". Pada hari Minggu tersebut, 31 Maret 2013, anak-anak PA mulai berkumpul pukul 8.00 pagi di Sekolah Tirtamarta-BPK Penabur. Mendiskusikanberagam tema Paskah setiap minggu. Misalnya: baca: Cerita Paskah bagi Anak. 15 . Membuat gantungan kunci atau prakarya bentuk salib dari beragam bahan bekas, seperti kardus, kain perca, botol plastik. 16. Melatih anak memainkan salah satu alat musik untuk mengiringi lagu Paskah di Sekolah Minggu. 17. SejarahKita Berawal dari Kutai PERIODE awal s ZAMAN KERAJAAN DI INDONESIA Oleh: ZAMAN INDONESIA - KUNO Pada kira-kira th. 78 Mas Kerajaan Amanuban ; ANGGARAN DASAR & ANGGARAN RUMAH TANGGA LEMBAGA KER SILSILAH KETURUNAN RAJA KUTAI MARTAPURA DI MUARA K PROPAIL MAHARAJA SRINALA PRADTHA ALPIANSYAHRECHZA. SekolahMinggu Bahan-bahan Kurikulum Sekolah Minggu. Indria; Pratama; Madya; Tunas Muda; Remaja; Indria (4-5th) Q1 Q2 Q3 Q4; Thn#1: Ciptaan Allah Yang Indah : Penolong Allah Yang Baik : Kemenangan Di Dalam Allah : Yesus Mencintaiku : Thn#2: Tuhan Yesusku Yang Ajaib : Saatnya Berserah Diri mình đã không yêu xin đừng tìm nhau. Daftar Isi 1. Cerita Paskah Keluaran 12 Kebangkitan Yesus Matius 281-10, Markus 161-8, Lukas 241-12, Yohanes201-13 Yesus Menampakkan Diri Markus 1612-14, Lukas 2413-49, Yohanes2019-29 2. Berilah Makan Domba-Ku 3. Ia Menang Atas Maut Makassar - Cerita Paskah menyampaikan pesan rohani dengan lebih menarik. Berikut kumpulan cerita Paskah yang menggambarkan pengorbanan dan kebangkitan dalam Bahasa Inggris disebut juga dengan Easter. Mengutip situs Christianity, kata "Easter" berasal dari bahasa Jerman "Eostre", merujuk pada nama seorang dewi Saxons yang memberikan pengorbanan pada masa Paskah passover.Arti Paskah sendiri adalah hari untuk memperingati kebangkitan Yesus Kristus dari kematian-Nya di hari ketiga setelah disalibkan. Kebangkitannya ini pun menandai kemenangan Yesus dari kematian dosa. Bagi kepercayaan Kristen, Paskah merupakan puncak kemenangan dan suka cita setelah melewati masa prapaskah yang penuh dosa, puasa dan pertobatan. Masa prapaskah ini adalah masa 40 hari sebelum Paskah, yang dimulai dengan hari Rabu Abu hingga Sabtu pesan-pesan tentang kebangkitan Yesus Kristus dan pengorbanannya dapat disampaikan melalui cerita Paskah. Berikut beberapa cerita Paskah yang bisa menjadi telah berkhotbah selama tiga tahun. Pada waktu itu orang-orang Yahudi merayakan Hari Raya Paskah di Yerusalem. Selama Paskah, mereka teringat ketika Allah menyelamatkan mereka dari perbudakan di Mesir bertahun-tahun sebelumnya. Matius 2617-19, Markus 1412-16, Lukas 227-13Mereka merayakan saat malaikat Allah melewati rumah mereka dan anak sulung mereka terhindar dari kematian dengan cara darah anak domba dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas pintu seperti yang diperintahkan kali merayakan Paskah, orang Yahudi mengurbankan domba untuk mengingat Allah menyelamatkan mereka oleh darah anak domba. Yesus tahu semua yang akan terjadi pada-Nya, lalu mengatakan kepada para murid-Nya bahwa dia akan ke Yerusalem, dan di sana Ia akan dikurbankan dengan cara 12Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas, dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala. Ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya. Matius 263,4,14, Markus 141,10, Lukas 222-4, Yohanes 126Ia berkata "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka sangat gembira waktu membayar tiga puluh uang perak kepadanya. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus. Matius 2615-16, Markus 1411, Lukas 225,6Dan ketika Yesus dan murid-murid-Nya sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah mecahkannya lalu memberikannya kepada mereka dan berkata "Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu; perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku". Matius 2626, Markus 1422, Lukas 2219Ketika mereka duduk di situ dan sedang makan, Yesus berkata "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku, yaitu dia yang makan dengan Aku."Maka sedihlah hati mereka dan seorang demi seorang berkata kepada-Nya"Bukan aku, ya Tuhan?" Jawab Yesus "Dialah itu, yang kepadanya Aku akan memberikan roti, sesudah Aku mencelupkannya." Sesudah berkata demikian Ia mengambil roti, mencelupkannya dan memberikannya kepada Yudas, anak Simon Iskariot. Dan sesudah Yudas menerima roti itu, ia kerasukan Yesus berkata kepadanya "Apa yang hendak kauperbuat, perbuatlah dengan segera." Matius 2621-25, Markus 1418-21, Lukas 2221-23, Yohanes 1321-30Yudas menerima roti itu lalu segera pergi. Pada waktu itu hari sudah malam. Yohanes 1320Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun. Maka berkatalah Yesus kepada mereka "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai". Matius 2630-32, Markus 1426-28, Lukas 2219, Yohanes 181Petrus menjawab-Nya "Biarpun mereka semua tergoncang imannya karena Engkau, aku sekali-kali tidak." Matius 2633, Markus 1429, Lukas 2233, Yohanes 1337"Simon, Simon, lihat, Iblis telah menuntut untuk menampi kamu seperti gandum, tetapi Aku telah berdoa untuk engkau, supaya imanmu jangan gugur. Dan engkau, jikalau engkau sudah insaf, kuatkanlah saudara saudaramu.""Aku berkata kepadamu, Petrus, hari ini ayam tidak akan berkokok, sebelum engkau tiga kali menyangkal, bahwa engkau mengenal Aku." Matius 2634, Markus 1430, Lukas 2231,32,34, Yohanes 1338Kata Petrus kepada-Nya "Sekalipun aku harus mati bersama-sama Engkau, aku takkan menyangkal Engkau." Semua murid yang lainpun berkata demikian juga. Matius 2635, Markus 1431Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya. Kata-Nya "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki." Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat. Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga. Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan di tanah. Matius 2637-44, Markus 1433-39, Lukas 2240-46Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat dan mereka tidak tahu jawab apa yang harus mereka berikan kepada-Nya. Kemudian Ia kembali untuk ketiga kalinya dan berkata kepada mereka"Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Cukuplah. Saatnya sudah tiba, lihat, Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa. Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat." Matius 2645-46, Markus 1440-42Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata. Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka"Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia." Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata "Salam Rabi," lalu mencium kata Yesus kepadanya "Hai Yudas, engkau menyerahkan Anak Manusia dengan ciuman?" Matius 2647-50, Markus 1443-46, Lukas 2247-48, Yohanes 183-9Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Yesus kepada Petrus "Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku? Atau kausangka, bahwa Aku tidak dapat berseru kepada Bapa-Ku, supaya Ia segera mengirim lebih dari dua belas pasukan malaikat membantu Aku? Jika begitu, bagaimanakah akan digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci, yang mengatakan, bahwa harus terjadi demikian?"Lalu Ia menjamah telinga orang itu dan menyembuhkannya. Lalu semua murid itu meninggalkan Dia dan melarikan diri. Matius 2651-56, Markus 1447-50, Lukas 2249-53, Yohanes 1810-11Kemudian Yesus dibawa menghadap Imam Besar. Lalu semua imam kepala, tua-tua dan ahli Taurat berkumpul di situ. Simon Petrus dan seorang murid lain mengikuti Yesus. Murid itu mengenal Imam Besar dan ia masuk bersama-sama dengan Yesus ke halaman istana Imam Besar, tetapi Petrus tinggal di luar dekat pintu. Maka murid lain tadi, yang mengenal Imam Besar, kembali ke luar, bercakap-cakap dengan perempuan penjaga pintu lalu membawa Petrus masuk, dan di sana ia duduk di antara pengawal-pengawal sambil berdiang dekat api. Matius 2657-58, Markus 1453-54, Yohanes 1812-16Imam-imam kepala,malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian terhadap Yesus supaya Ia dapat dihukum mati, tetapi mereka tidak memperolehnya. Banyak juga orang yang mengucapkan kesaksian palsu terhadap Dia, tetapi kesaksian-kesaksian itutidak sesuai yang satu dengan yang Imam Besar bangkit berdiri di tengah-tengah sidang dan bertanya kepada Yesus, katanya "Tidakkah Engkau memberi jawab atas tuduhan tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?" Tetapi Ia tetap diam dan tidak menjawab apa-apa. Matius 2659-63, Markus 1455-61Imam Besar itu bertanya kepada-Nya sekali lagi, katanya "Demi Allah yang hidup, katakanlah kepada kami, apakah Engkau Mesias, Anak Allah, atau tidak." Matius 2663, Markus 1461, Lukas 2270Jawab Yesus "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit." Maka Imam Besar itu mengoyakkan pakaiannya dan berkata "Untuk apa kita perlu saksi lagi? Kamu sudah mendengar hujat-Nya terhadap Allah. Bagaimana pendapat kamu?" Matius 2664-66, Markus 1462-64, Lukas 2270-71Mereka menjawab dan berkata "Ia harus dihukum mati!" Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia, dan berkata "Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?" Matius 2666-68, Markus 1464-65, Lukas 2263-65Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud." Ketika ia pergi ke pintu gerbang, seorang hamba lain melihat dia dan berkata kepada orang-orang yang ada di situ "Orang ini bersama-sama dengan Yesus, orang Nazaret itu."Dan ia menyangkalnya pula dengan bersumpah "Aku tidak kenal orang itu." Tidak lama kemudian orang-orang yang ada di situ datang kepada Petrus dan berkata "Engkau ini pasti salah seorang dari mereka, apalagi engkau seorang Galilea. MAtius 2669-75, MArkus 1466-72, Lukas 22 54-62, Yohanes 1817-27.Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah "Aku tidak kenal orang itu."Dan pada saat itu berkokoklah ayam. Lalu berpalinglah Tuhan memandang Petrus. Maka teringatlah Petrus bahwa Tuhan telah berkata kepadanya "Sebelum ayam berkokok pada hari ini, engkau telah tiga kali menyangkal Aku." Matius 2669-75, Markus 1466-72, Lukas 2254-62, Yohanes 1817-27Lalu ia pergi ke luar dan menangis dengan sedihnya. Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Maka iapun melemparkan uang perak itu ke dalam Bait Suci, lalu pergi dari situ dan menggantung diri. Matius 2675,273,5, Markus 1472, Lukas 2262Mereka membelenggu Dia, lalu membawa-Nya dan menyerahkan-Nya kepada Pilatus, wali negeri itu. Maka kembalilah Pilatus ke dalam gedung pengadilan, lalu memanggil Yesus dan bertanya kepada-Nya "Engkau inikah raja orang Yahudi?" Matius 271,2,11, Markus 151-2, Lukas 231-3, Yohanes 1828,33Jawab Yesus "Engkau sendiri mengatakannya." "Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini; jika Kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan, supaya Aku jangan diserahkan kepada orang Yahudi, akan tetapi Kerajaan-Ku bukan dari sini." "Engkau mengatakan, bahwa Aku adalah raja. Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku." Matius 2711-14, Markus 152-5, Lukas 233, Yohanes 1834-38Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya." Tetapi mereka berteriak membalasnya, katanya "Salibkanlah Dia! Salibkanlah Dia!"Ketika Pilatus melihat bahwa segala usaha akan sia sia, malah sudah mulai timbul kekacauan, ia mengambil air dan membasuh tangannya di hadapan orang banyak dan berkata "Aku tidak bersalah terhadap darah orang ini; itu urusan kamu sendiri!" Dan seluruh rakyat itu menjawab "Biarlah darah-Nya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!" Lalu ia membebaskan Barabas bagi mereka, tetapi Yesus disesahnya lalu diserahkannya untuk disalibkan. Matius 2715-26, Markus 156-15, Lukas 234-25, Yohanes 194-16Kemudian serdadu-serdadu membawa Yesus ke dalam istana, yaitu gedung pengadilan, dan memanggil seluruh pasukan berkumpul. Mereka mengenakan jubah ungu kepada-Nya, menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya. Kemudian mereka mulai memberi hormat kepada-Nya, katanya "Salam, hai raja orang Yahudi!" Mereka memukul kepala-Nya dengan buluh, dan meludahi-Nya dan berlutut menyembah-Nya. Sesudah mengolok olokkan Dia mereka menanggalkan jubah ungu itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Matius 2727-31, Markus 1516-20, Yohanes 191-3Kemudian Yesus dibawa ke luar untuk disalibkan. Matius 2731, Markus 1520Sesudah menyalibkan Dia mereka membagi-bagi pakaian-Nya dengan membuang undi. Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Matius 2735-36, Markus 1524, Lukas 2326-34, Yohanes 1923-29Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan dan seorang di sebelah kiri Nya. Seorang dari penjahat yang digantung itu menghujat Dia. Tetapi yang seorang menegor dia, katanya "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah. Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."Kata Yesus kepadanya "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus." Matius 2738, Markus 1527-28, Lukas 2333,39-43, Yohanes 1918Orang-orang yang lewat di sana menghujat Dia dan sambil menggelengkan kepala. Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli Taurat mengolok-olokkan Dia di antara mereka sendiri dan mereka berkata "Baiklah Mesias, Raja Israel itu, turun dari salib itu, supaya kita lihat dan percaya." Matius 2739-44, Markus 1529-32, Lukas 2333,35Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga. Matius 2745, Markus 1533, Lukas 2344-45Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?" Dan dekat salib Yesus berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya, Maria, isteri Klopas dan Maria Magdalena. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya, berkatalah Ia kepada ibu-Nya "Ibu, inilah, anakmu!"Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya "Inilah ibumu!" Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia-supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci- "Aku haus!" Di situ ada suatu bekas penuh anggur mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia "Sudah selesai." Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring "Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku." Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Matius 2746-50, Markus 1534-38, Lukas 2346-49, Yohanes 1925-30Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya "Sungguh, orang ini adalah orang benar!" "Sungguh, orang ini adalah Anak Allah!" Matius 2754, Markus 1539, Lukas 2347Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu. Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat, lalu membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia. Matius 2757-61, Markus 1542-47, Lukas 2350-54, Yohanes 1938-42Kebangkitan Yesus Matius 281-10, Markus 161-8, Lukas 241-12, Yohanes201-13Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,dan mereka berkata "Tuan, kami ingat, bahwa si penyesat itu sewaktu hidup Nya berkata Sesudah tiga hari Aku akan bangkit. Karena itu perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama." Kata Pilatus kepada mereka "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalahkubur itu sebaik-baiknya."Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga- penjaga itu mereka memeterai kubur itu dan menjaganya. Matius 2762-66Setelah lewat hari Sabat, Maria Magdalena dan Maria ibu Yakobus, serta Salome membeli rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus. Dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu, setelah matahari terbit, pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain "Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur?" Markus 161-3, Matius 281, Lukas 241, Yohanes 201Maka terjadilah gempa bumi yang hebat sebab seorang malaikat Tuhan turun dari langit dan datang ke batu itu dan menggulingkannya lalu duduk di atasnya. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju. Dan penjaga-penjaga itu gentar ketakutan dan menjadi seperti orang-orang mati. Matius 282-4, Markus 164-5, Lukas 242-4, Yohanes 201Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan perempuan itu "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu." Matius 285-7, Markus 166-7, Lukas 245-8Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus. Matius 288, Markus 168, Lukas 249-12Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. Maka kata Yesus kepada mereka "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku." Matius 289-10, Markus 169-11, Yohanes 2011-18Yesus Menampakkan Diri Markus 1612-14, Lukas 2413-49, Yohanes2019-29Pada hari itu juga dua orang dari murid-murid Yesus pergi ke sebuah kampung bernama Emaus, yang terletak kira kira tujuh mil jauhnya dari Yerusalem, dan mereka bercakap-cakap tentang segala sesuatu yang telah terjadi. Lukas 2413-14Ketika mereka sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia. Yesus berkata kepada mereka"Apakah yang kamu percakapkan sementara kamu berjalan?" Maka berhentilah mereka dengan muka muram. Seorang dari mereka, namanya Kleopas, menjawab-Nya "Adakah Engkau satu-satunya orang asing di Yerusalem, yang tidak tahu apa yang terjadi di situ pada hari-hari belakangan ini?" Lukas 2415-18Kata-Nya kepada mereka "Apakah itu?" Jawab mereka "Apa yang terjadi dengan Yesus orang Nazaret. Dia adalah seorang nabi, yang berkuasa dalam pekerjaan dan perkataan di hadapan Allah dan di depan seluruh bangsa kami. Tetapi imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin kami telah menyerahkan Dia untuk dihukum mati dan mereka telah menyalibkan-Nya. Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang datang untuk membebaskan bangsa Israel. Tetapi sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi. Tetapi beberapa perempuan dari kalangan kami telah mengejutkan kami Pagi-pagi buta mereka telah pergi ke kubur, dan tidak menemukan mayat-Nya. Lalu mereka datang dengan berita, bahwa telah kelihatan kepada mereka malaikat-malaikat, yang mengatakan, bahwa Ia hidup. Dan beberapa teman kami telah pergi ke kubur itu dan mendapati, bahwa memang benar yang dikatakan perempuan-perempuan itu, tetapi Dia tidak mereka lihat." Lukas 2419-24Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi. Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya. Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah menjelang malam dan matahari hampir terbenam."Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka. Waktu Ia duduk makan dengan mereka, Ia mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka. Ketika itu terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka. Lukas 2427-31Kata mereka seorang kepada yang lain "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita ditengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?" Lalu bangunlah mereka dan terus kembali ke Yerusalem. Di situ mereka mendapati kesebelas murid itu. Mereka sedang berkumpul bersama-sama dengan teman-teman mereka. Lalu kedua orang itupun menceriterakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenal Dia pada waktu Ia memecah-mecahkan roti. Lukas 2432-33,35Dan sementara mereka bercakap-cakap tentang hal-hal itu, Yesus tiba-tiba berdiri ditengah-tengah mereka dan berkata kepada mereka "Damai sejahtera bagi kamu!" Mereka terkejut dan takut dan menyangka bahwa mereka melihat hantu. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka "Mengapa kamu terkejut dan apa sebabnya timbul keragu-raguan di dalam hati kamu? Lihatlah tangan-Ku dan kaki-Ku Aku sendirilah ini; rabalah Aku dan lihatlah, karena hantu tidak ada daging dan tulangnya, seperti yang kamu lihat ada pada-Ku."Sambil berkata demikian, Ia memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka. Lukas 2434-40, Markus 1614, Yohanes 2019-23Dan ketika mereka belum percaya karena girangnya dan masih heran, berkatalah Ia kepada mereka "Adakah padamu makanan di sini?" Lalu mereka memberikan kepada-Nya sepotong ikan goreng. Ia mengambilnya dan memakannya di depan mata mereka. Ia berkata kepada mereka "Inilah perkataan-Ku, yang telah Kukatakan kepadamu ketika Aku masih bersama-sama dengan kamu, yakni bahwa harus digenapi semua yang ada tertulis tentang Aku dalam kitab Taurat Musa dan kitab nabi-nabi dan kitab Mazmur."Lalu Ia membuka pikiran mereka, sehingga mereka mengerti Kitab Suci. Kata-Nya kepada mereka "Ada tertulis demikian Mesias harus menderita dan bangkit dari antara orang mati pada hari yang ketiga, dan lagi dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem. Kamu adalah saksi dari semuanya ini. Dan Aku akan mengirim kepadamu apa yang dijanjikan Bapa-Ku. Tetapi kamu harus tinggal di dalam kota ini sampai kamu diperlengkapi dengan kekuasaan dari tempat tinggi." Lukas 2441-49Sesudan itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; 1 Korintus 156aKepada mereka Ia menunjukkan diri-Nya setelah penderitaan-Nya selesai, dan dengan banyak tanda Ia membuktikan, bahwa Ia hidup. Sebab selama empat puluh hari Ia berulang-ulang menampakkan diri dan berbicara kepada mereka tentang Kerajaan Allah. Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. Kisah 13, 1 Korintus 156Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang mendekati mereka dan berkata "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Matius 2816-20, Markus 1615-18, Lukas 2450Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Merekapun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya. Markus 1619-20, Lukas 2451-53Buku Cerita Paskah, Oleh Agustinus Restu Timurawan2. Berilah Makan Domba-KuPerahu nelayan terayun lembut di danau, seratus meter di lepas pantai. Sesekali ombak memukul sisinya meskipun, dengan mengherankan, danau tampak tenang pagi pun sangat pagi, enam nelayan di perahu melucuti pakaian untuk bekerja, dan kilau keringat di punggung mereka hanya terlihat di tengah cahaya fajar. Sepanjang malam mereka telah menarik dan memasukkan kembali jaring mereka, berkali-kali. Berulang-ulang. Mereka bekerja semalaman untuk mencari nafkah. Namun, tidak malam ini. Malam ini mereka belum menangkap satu pun menghampiri mereka sekarang, matahari terbenam di atas perbukitan di sebelah timur Galilea. Harapan mereka atas ikan untuk dijual lenyap bersama malam. Mungkin mereka harus mencoba satu atau dua jaring lagi sebelum mereka berhenti. Mungkin mereka akan pantai, desa Kapernaum yang mengantuk mulai bangkit. Di pantai yang berbatu itu, para nelayan bisa melihat cahaya dari suatu api kecil. Sesekali angin sepoi-sepoi membawa kepada mereka aroma masakan ikan. Perut Petrus mengingat rasa laparnya, dan mulutnya hampir bisa mencicipi ikan yang yang memelihara api? Itu adalah seorang laki-laki. Petrus dapat melihat sebanyak itu. Dia terlihat akrab, tetapi Petrus tidak bisa Pria itu mengangkat tangan-Nya dan menangkupkannya di mulut-Nya. Sesaat kemudian suara-Nya menggapai perahu"Anak-anak," teriak-Nya. "Letakkan jala kalian di sisi kanan perahu dan kamu akan menemukan beberapa ikan....""Setiap orang dari darat mengira bahwa Dia seorang ahli perikanan!" omel Petrus. Namun mereka siap untuk menarik jaring lagi. Kenapa tidak sisi kanan kali ini? Apa yang hilang dari mereka?Tiba-tiba keheningan pagi dipecahkan oleh geliat ikan yang terperangkap dan tarikan yang luar biasa pada jaring itu, untuk sesaat, mengancam untuk membalik kapal. Para pria itu langsung waspada dan memposisikan diri untuk menarik jaring yang melabrak. Mereka pasti telah menangkap seluruh kawanan ikan - di sisi kanan kapal!Petrus menengok ke atas dari pekerjaannya kepada Pria di pantai. Yohanes juga berusaha melihat-Nya. "Itu Tuhan!" teriak Yohanes "Itu Yesus!"Yang lain berjuang dengan jaring, tetapi Petrus tidak peduli. Dia meraih pakaiannya, menyelam ke danau, dan berenang dengan gerakan yang kuat sampai airnya cukup dangkal baginya untuk berlari memukul ombak di sisa air yang bertetesan, dia berlutut di depan Yesus - Tuhan yang telah bangkit, orang yang bersamanya, ia menghabiskan waktunya selama tiga tahun untuk mengikuti, meniru, melayani."Bawa beberapa ikan lagi," kata Yesus. Jadi, Petrus berlari ke arah perahu, sekarang hampir di darat, dan membantu menangkap di dalam jaring. Mereka menghitung 153 ikan! Menakjubkan!Yesus memanggil orang-orang itu - murid-murid yang telah berbagi banyak makanan dengan-Nya. "Mari kita sarapan!"Mereka duduk bersila di sekitar api dan menmakan roti serta ikan yang telah dipersiapkan oleh Yesus. Ikan hangat! Roti hangat setelah kerja malam yang panjang!Ikan dan roti. Roti dan ikan. Mengapa ini tampak begitu akrab? Petrus bertanya-tanya. Dan, kemudian dia mengingat hari ketika, hanya satu atau dua mil dari sini, Yesus telah memberi makan orang dengan lima jelai roti dan dua ikan. Petrus dan orang-orang ini membawa keranjang demi keranjang ikan dan roti ke orang banyak sampai semuanya Pemberi makan manusia yang agung, memberi makan mereka lagi pagi Yesus memanggilnya ke samping. "Apakah engkau mengasihi-Ku Peter?"Dengan kepedihan, Petrus ingat bagaimana dengan keras dia menolak Yesus sebanyak tiga kali sebelum penyaliban-Nya. Dia hampir tidak bisa menatap mata Yesus. Dia bergumam, "Ya, Tuhan, Engkau tahu bahwa aku mengasihi-Mu.""Petrus, berilah makan domba-domba-Ku," kata Yesus. Tiga kali Yesus meminta Petrus untuk menegaskan kembali kasihnya - satu kali untuk setiap kali Petrus menyangkal-Nya. Tiga kali Yesus menegaskan kembali panggilan Petrus untuk melayani. Yesus tidak hanya memaafkan Petrus, tetapi juga mengembalikan kepercayaan dirinya yang lalu, Yesus telah memberitahu Petrus dan rekan-rekannya, "Aku akan menjadikan kalian penjala manusia." Benar saja - bersama-sama mereka telah melayani ribuan pria dan wanita, anak laki-laki dan anak perempuan dalam kurun waktu tiga tahun pengalaman menjala spiritual."Berilah makan domba-Ku."Bukan makanan jasmani. Yesus sedang berbicara tentang makanan rohani - mengajar, berdoa, memimpin, menasehati, melayani. Yesus meminta kasih Petrus, tetapi juga ketaatan bersamaan dengan kasih tahu apa yang Dia katakan. Yesus pernah menggambarkan mengenai orang banyak yang dilecehkan dan tidak berdaya, seperti domba tanpa gembala."Ya, aku mengasihi-Mu, Yesus," kata Petrus dengan jelas, mengangkat matanya menatap sang Tuan."Maka, berilah makan domba-domba-Ku," kata Pemberi makan manusia yang agung. "Petrus, Aku ingin engkau memberi makan domba-Ku untuk-Ku.""Ya, Tuhan, tentu saja aku mau," bisik Petrus, saat matanya banjir air mata. "Engkau dapat mengandalkanku."Sumber Situs Paskah Indonesia3. Ia Menang Atas MautTentu tidak mudah mempercayai bahwa orang yang sudah meninggal bisa bangkit lagi. Tetapi sebenarnya fakta kebangkitan orang mati sudah terjadi dalam kitab suci. Nabi Elia membangkitkan anak janda di sendiri pernah membangkitkan seorang muda di Kota Nain dan membangkitkan Lazarus. Banyak fakta yang telah didengar oleh para murid tidak cukup untuk meyakinkan mereka tentang kebangkitan orang mati. Sayang sekali para murid kurang peka untuk mengingat peristiwa-peristiwa pada sisi yang lain, ada para perempuan yang pagi-pagi benar pergi ke kubur Yesus. Mereka adalah sosok pribadi yang rajin dan bertanggung hari Jumat mereka tergesa-gesa menurunkan tubuh Yesus dari salib karena sebentar lagi datang hari Sabat. Lalu karena belum sempat memberikan rempah-rempah pada tubuh Yesus maka mereka segera datang ke kubur Yesus pagi-pagi benar di hari Minggunya untuk menyelesaikan tanggung jawab merasa harus bertanggung jawab menyelesaikan tugasnya dengan baik yaitu merawat jenazah Tuhan Yesus sesuai dengan tradisi Yahudi. Dalam tradisi Yahudi mayat harus diberi rempah-rempah dan dikapani lalu dalam kubur. Sebelum mayat dikuburkan, biasanya dibalsam dengan rempah-rempah yg ditaruh pada kain kafan, termasuk campuran mur dan gaharu Yohanes 1939, atau 'rempah-rempah dan minyak mur' Lukas 2356. Rempah-rempah itu tidak menahan pembusukan, tapi berguna sebagai pembasmi bau Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya. Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. Yoh 1939-40Para perempuan murid Yesus mungkin telah lupa bahwa Yesus pernah mengatakan bahwa beliau akan bangkit lagi dari kematian tetapi kepergian mereka ke kubur telah membuktikan cinta mereka kepada Tuhan Yesus. Sebagai para pamong kebaktian anak, kita juga harus menunjukkan cinta kita kepada Yesus dengan bertanggung jawab dalam pelayanan kebaktian anak. Salah satunya adalah dengan persiapan sebelum mengajar anak-anak. Sebab dengan kita persiapkan secara baik sebenarnya kita sudah sungguh melayani Tuhan Yesus dalam diri anak-anak yang kita layani, dan hal itu juga bagian dari memenuhi panggilan pelayanan kita.Sumber Greja Kristen Jawi Wetan Simak Video "Unik! Perayaan Paskah di Jembrana Diiringi Musik Bali" [GambasVideo 20detik] alk/alk Bacaan Alkitab Lukas 24 1-12 Tahun Gerajawi Paskah Tema Paskah Ayat Hafalan Lukas 24 5b-6a “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? Ia tidak disini, Ia telah bangkit!” Tujuan Remaja dapat menceritakan kembali kisah kebangkitan Tuhan Yesus Remaja dapat menunjukkan reaksi para perempuan dan pararasul ketika Tuhan Yesus bangkit Remaja dapa tmenyatakan percaya bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Penjelasan Teks Penulis Injil Lukas memberi tempat dan perhatian yang cukup khusus kepada perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dalam tulisannya. Penulis Injil Lukas mencatat dengan jelas perjalanan emosi para perempuan ini. Dalam perikop sebelumnya, perikop tersebut ditutup dengan gambaran bahwa perempuan-perempuan itu ikut serta dan penguburan Yesus Luk 2355. Diceritakan juga bahwa mereka menyediakan rempah dan minyak mur di penghujung hari itu, sebab pada hari Sabat mereka harus tinggal di rumah sesuai dengan ketetapan hukum TauratLuk 2356a-b. Selanjutnya, diceritakan betapa para perempuan itu mengambil waktu sangat pagi untuk pergi ke kubur Yesus Luk 241. Sampai di sini, Lukas menggambarkan betapa para perempuan ini berduka atas kematian Yesus. Setelah tiba di makam, mereka mendapati batu sudah terguling dan tidak ada mayat Yesus, mereka berdiri termangu-mangu. Tiba-tiba ada dua orang yang berdiri dekat mereka dengan pakaian yang berkilauan, mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala. Akhirnya, setelah diyakinkan oleh kedua malaikat itu bahwa Yesus tidak mati, tetapi telah bangkit, mereka sungguh bersukacita dan mengabarkan hal itu kepada kesebelas murid dan kepada para saudara yang lain. Namun, dalam kontras digambarkan betapa para murid yang lain tidak mempercayai kabar dari para perempuan itu. Mereka menganggapnya sebagai omong kosong ayat 11. Demikianlah kabar kebangkitan, tidak dapat dipercayai oleh semua orang. Bahkan para murid saat itu diceritakan bahwa mereka tidak mempercayai kebangkitan Yesus pada awalnya. Namun, setelah Yesus sendiri yang menampakkan diri kepada mereka, mereka baru menjadi percaya. Para perempuan dikisahkan lain. Mereka belum ditemui Yesus. Hanya malaikat yang mengingatkan kepada mereka tentang perkataan Yesus ayat 6-8 bahwa Ia telah menjanjikan kebangkitan-Nya. Itu sudah cukup bagi para perempuan untuk percaya. Pada jaman sekarang, Yesus tidak lagi menampakkan diri kepada para pengikutnya seperti Ia menampakkan diri kepada murid-murid-Nya. Itulah yang menjadi tantangan umat Kristiani jaman sekarang. Kita menghidupi iman kita dari cerita-cerita yang diturunkan oleh murid-murid Yesus. Tentulah hal ini yang membuat beberapa orang ragu Apakah Yesus benar-benar bangkit? Belajar dari para perempuan itu, mereka percaya pada kebangkitan Yesus tanpa terlebih dahulu melihat Yesus. Cerita malaikat itu cukup untuk membuat mereka percaya. Belajar dari para perempuan ini, kita pun seharusnya juga mencukupkan diri dengan berbagai cerita dan kesaksian yang tertulis dalam Alkitab, yang menjelaskan dan megakui kebangkitan Yesus. Sebab kita mengingat sabda Yesus dalam Yohanes 2029 “Berbahagialah mereka yang tidak melihat namun percaya”. Pendahuluan Langkah-langkah Penyampaian Pamong mengajak remaja untuk melakukan aktivitas 1 permainan Pamong mengajak remaja untuk membaca perikop Pamong menjelaskan pesan teks cerita kepada remaja Pamong mengajak remaja untuk melakukan aktivitas 2 membuat yel-yel Cerita Ada 2 pilihan untuk membawakan cerita Setelah membaca perikop, ajaklah para remaja untuk memerankan adegan-adegan dalam cerita ini. Secara singkat mintalah remaja untuk membuat drama dari perikop tersebut. Bila jumlah yang datang banyak, bisa dibagi dalam 2 atau 3 kelompok. Berilah waktu 10 menit untuk mempersiapkan. Adapun unsur pemerannya adalah Para perempuan, malaikat, murid-murid yang lain, dan Petrus. Setelah membaca perikop, ajaklah anak-anak untuk memerankan reaksi para perempuan dan murid Yesus. Adapun adegannya adalah ketika para perempuan pergi ke kubur Yesus ay 1, ketika perempuan melihat kubur terbuka dan mayatYesus tidak ada ay 2-3, ketika malaikat mendatangi mereka ay 3, ketika mereka mengingat janji kebangkitan Yesus ay 8, ketika mereka menceritakan kabar itu kepada para murid ay 9, ketika para murid mendengar kabar para perempuan, ketika Petrus pergi ke makam. Setelah selesai memerankan drama/reaksi tersebut, bahaslah itu bersama para remaja. Apa bedanya para perempuan dan murid-murid dalam menanggapi berita kebangkitan Yesus? Injil Lukas menceritakan reaksi yang berbeda antara para perempuan dan para murid. Ketika malaikat menyampaikan berita kebangkitan Yesus kepada para perempuan, mereka bersukacita dan percaya. Sebaliknya, ketika para perempuan membagi pesan itu kepada para murid, mereka tidak percaya bahkan menganggap berita itu sebagai omong kosong. Kebangkitan memang hal yang tidak mudah diterima dengan akal manusia. Sangat sulit mempercayai hal yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah. Namun itulah yang menjadi inti perayaan iman Kristen. Kematian dan kebangkitan Yesus. Kedua hal itulah yang menjadi pusat iman Kristen yang harus diterima dan dipercayai oleh seluruh umat Kristiani di seluruh dunia. Tanpa kebangkitan Kristus, maka sia-sialah iman kita. Jadi, apakah kalian semua percaya bahwa Yesus benar-benar bangkit? Aktivitas Permainan Truth or lie! Remaja diajak untuk membuat dua pernyataan. Ada pernyataan bohong dan ada yang benar. Tapi, kedua pernyataan itu baiknya adalah hal-hal yang aneh, yang tidak mudah ditebak dan yang tidak diketahui teman lain. Para remaja yang lain bertugas untuk menemukan pernyataan mana yang benar dan mana yang salah. Membuat Yel-yel Remaja diajak untuk membuat yel-yel yang intinya adalah percaya kepada kebangkitan Yesus. Bisa dibagi dalam kelompok, sesuai dengan kondisi masing-masing jemaat. Lagu Tema KJ 188 “Kristus Bangkit! Soraklah” Thu - Apr 14, 2022 / 34017 / Inspirational Masa paskah adalah momen sakral bagi umat Kristiani selain Natal. Di masa ini, kita belajar bahwa paskah adalah soal kemenangan dan keselamatan yang diberikan oleh Yesus kepada semua umat manusia. Karena itulah penting sekali bagi semua umat Kristiani untuk memahami pentingnya makna paskah ini. Paskah memang menjadi perayaan yang menyenangkan dan semua orang menikmatinya, termasuk anak-anak. Ornamen paskah mulai dari telur paskah atau pragmen penyaliban Yesus membuat semua orang bersemangat. Tak cuman hanya menikmati keseruannya, kita juga patut menjadikan momen paskah ini sebagai waktu yang tepat untuk mengajarkan anak-anak soal empat hal penting ini Kisah Penebusan Di masa-masa menjelang paskah, bagikanlah soal kisah penciptaan dan kejatuhan. Setelah itu bagikan soal janji-janji Allah yang dituliskan dalam Perjanjian Lama dan nubuatan tentang Mesias yang tertulis dalam Yesaya 53. Ceritakanlah perjalanan kisah kelahiran Yesus, pembaptisan dan pelayanan-Nya. Lalu satu minggu sebelum paskah, ajarkanlah anak soal perjalanan terakhir Yesus sebelum disalibkan. Kisah Kebangkitan Peristiwa kebangkitan Yesus dari kubur adalah puncak terpenting dari keyakinan kekristenan. Dalam surat Paulus, dia menekankan soal pentingnya makna kebangkitan Yesus. Katanya,'Sebab jika benar orang mati tidak dibangkitkan, maka Kristus juga tidak dibangkitkan. Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu. Demikianlah binasa juga orang-orang yang mati dalam Kristus. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.” 1 Korintus 15 16-19 Karena itu, ajarlah anak-anak soal pentingnya kebangkitan Yesus bagi keselamatannya. Berilah pemahaman bahwa kebangkitan Yesus terjadi karena dia adalah Anak Allah yang sempurna. Kubur dan kematian tidak bisa menahan-Nya untuk mengalahkan dosa dan kematian. Selain itu, kebangkitan-Nya menjamin kebangkitan tubuh masa depan kita. Yesus Sebagai Pusat dari Perayaan Paskah Setiap kali merayakan paskah, akan banyak kegiatan atau acara-acara seru yang dibuat oleh gereja ataupun sejumlah lembaga gereja. Beragam ornamen pasakah pun bermunculan, salah satunya telur paskah. Nah, supaya anak tak hanya tahu kalau paskah itu soal telur dan perlombaan saja, ada baiknya menceritakan kepada mereka bahwa paskah itu bicara soal pengorbanan Yesus. Ajarkan anak bahwa paskah harusnya dipusatkan hanya kepada Yesus dan sebagai momen untuk bersyukur karena dibebaskan dari hukuman dosa. Paskah Bicara Soal Teladan Yesus Paskah adalah waktu yang tepat untuk mengajarkan anak soal ketaatan sempurna Yesus kepada Bapa-Nya. Karena itulah, sebagai anak-anak Allah kita harus hidup meneladani Yesus. Saat kita melakukan seperti apa yang sudah Yesus lakukan, kita akan melihat Yesus hidup di dalam kita. Inilah kebenaran yang diwariskan Yesus kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya. Yesus adalah korban yang sempurna di kayu salib dan Dia hanya akan melakukan sekali untuk selamanya untuk menyelamatkan kita dari dosa. Itulah makna perayaan paskah yang sesungguhnya yang patut kita sampaikan kepada anak. Sumber Contasia Christie Content Writer

cerita paskah sekolah minggu