cerita seks dengan suami orang
CeritaDewasa Serunya Berselingkuh Di Kamar Hotel. Cerita Dewasa - Aku seorang ibu rumah tangga biasa namaku Delia setiap hari aku berada di rumah, akhirnya akupun mencari kesibukan dengan banyak berkumpul dengan para wanita sosialita. Sebenarnya hidupku tidak sepi-sepi amat karena aku tinggal di rumah keluarga suamiku, ada kedua mertuaku yang
CERITAPENGALAMAN SEKS Thursday, 24 September 2015 Isteri Orang Buah Hatiku Sudah berminggu-minggu merancang percutian keluarga ke Genting Highlands berkebetulan dengan suami akan ada simposium di sana. Baru minggu lepas dapat tahu peperiksaan penggal-Said, anaknya ditunda seminggu dari jadual asal peperiksaan yang sepatutnya pada minggu lepas.
Sesampainyadi rumah Toni kami pun langsung di sambut oleh ibu Mawar. Bu Mawar : "kemana saja kamu, jam segini baru pulang, mamah di rumah sendirian sayang, tak ada laki laki di rumah ini, jadi maaf saja kalau mamah Was Was". Toni : "Maaf mah, aku habis nongkrong bareng Bobby di angkringan". Bu Mawar : "oh". Aku : "maaf bu, ini
Tibatiba rancangan tvtuh pula ada adegan yang mengairahkan. aku jadi malu dan terus mengatakan aku ingin masuk tidur jadi abang iparku mengatakan untuk mengangkat anak-anak nya masuk kebilik dulu kerana aku tidur bersama mereka. setelah semuanya beres maka aku pun bersedialah untuk tidur tiba-tiba abang iparku menarik tanganku dan mencium
CERITASEKS - Selingkuh Dengan Suami Orang. 11.06. Asalamualaikum maaf sebelumnya kalau aku bercerita tentang selingkuh yang membuat semua orang sakit hati dan benci kepadaku. Ini adalah cerita nyata perselingkuhanku dengan suami orang yang kusesali sampai sekarang,, aku sudah punya suami tapi aku jatuh cinta dengan suami orang lain.
mình đã không yêu xin đừng tìm nhau. Kebiasaan suamiku membuka situs porno dan membaca cerita-cerita seks di internet adalah bencana bagiku. Aku tidak tahu bagaimana menghentikan kebiasaan buruk itu. Aku hanya takut kalau rumah tangga kami terganggu dan akhirnya bubar. Namaku sebut saja Putri, aku seorang wanita berusia 36 tahun. Suamiku Joko sebut saja begitu, lima tahun lebih muda dariku. Cerita ini bukan bermaksud menjelek-jelekkan suamiku di depan umum tapi karena marah dan jengah dengan kebiasaan baru suamiku yang kupandang aneh. Entah bagaimana awalnya tapi sejak kami memasang internet di rumah, suamiku keranjingan membaca cerita-cerita seks setiap malam. Kami menikah 10 tahun yang lalu dan sampai sekarang kami belum dikarunia anak. Hubunganku dengan suami diranjang mungkin termasuk hambar. Kami berhubungan seks satu kali sebulan dan kadang dua bulan. Aku tidak pernah menuntut dan suamiku sepertinya biasa saja jadi akupun tidak menganggapnya masalah. Kebiasaan suamiku yang sering membuka situs cerita seks tersebut awalnya tidak kuanggap masalah, aku pikir suamiku sedang mencari sensasi baru. Tapi akhir-akhir ini aku jadi takut karena fantasi suamiku semakin liar karena bacaan-bacaan tersebut. Suamiku yang dulu hambar di ranjang kini jadi agresif dan selalu mengajakku berbuat hal yang aneh-aneh, sepertinya dia ingin mempraktekkan semua cerita-cerita seks yang sudah dibacanya. Sebenarnya suamiku adalah pria yang baik dan taat agama. Dia bekerja sebagai pegawai negeri sipil di sebuah desa di salah satu kepulauan di Sulawesi. Sejak internet masuk ke desa kami, suamiku terlihat senang, banyak yang dia lakukan di internet mulai dari membaca berita atau membuka-buka web untuk mencari peluang usaha. Pendek kata internet sudah membuka mata suamiku dan dia jadi lebih banyak tahu sekarang. Keranjingannya bermain internet mungkin juga karena waktu luangnya yang terbilang banyak dan apalagi di rumah cuma ada kami berdua, kadang sih orang tua atau saudara datang membesuk tapi selebihnya rumah kami sepi. Inilah yang menurutku membuatnya kecanduan membaca cerita seks. Suamiku memang tergolong orang yang memiliki fantasi dan daya khayal yang tinggi. Dia pernah bercerita kalau dia ingin pindah ke kota dan menjadi pengusaha sukses tapi urung dia lakukan. Banyaknya waktu luang membuatnya menghabiskan waktu di internet. Pernah kudapati dia duduk sampai lima jam membaca situs cerita seksual sambil maaf melakukan onani. Beberapa kali kuingatkan tapi dia sepertinya sudah bosan dan kadang malah dia mengajakku membaca cerita-cerita itu bersama-sama. Aku sendiri tidak begitu tertarik dan tidak bisa terangsang membaca cerita seks, jangankan terangsang malah mataku yang jadi perih kecapean. Pernah kala sendiri aku mencoba membuka-buka internet dan mencoba membaca cerita yang sudah dibaca suamiku, kuakui cerita tersebut memang hot dan mengundang fantasi tapi tidak cukup untuk membuatku kecanduan. Awalnya aku pikir tidak ada masalah dengan suamiku bahkan aktifitas seks kami menjadi semakin hot berkat suamiku yang semakin pintar setelah banyak membaca cerita bertema seks di internet. Mungkin suamiku ingin memiliki anak, demikian pikirku. Tapi aneh, kebiasaan tersebut tidak pernah surut, bahkan kalau bisa dikatakan semakin menjadi-jadi. Dulu suamiku hanya membuka internet di sore hari sekarang dia bisa duduk di depan komputer semalamam sambil membuka situs porno dan membaca banyak judul cerita seks. Ahh aku jadi gelisah. Satu waktu suamiku mengajakku berhubungan seks di sawah. Hahh.. Tentu aku kaget dan menolaknya, aku yakin fantasinya itu karena cerita seks yang dibacanya. Tentu saja aku menolak, aku takut nanti kepergok orang lain, bisa dibayangkan betapa malunya kami. Di waktu lain dia pernah membelikanku baju anak sekolahan, dan setelah kupakai suamiku jadi sangat bergairah dan mulai menyetubuhiku dengan agresifnya. Terus terang aku takut dengan fantasinya. Situs cerita-cerita seks langganannya itu adalah neraka bagiku. Aku tidak tahu harus bicara dengan siapa. Aku juga menjaga wibawa suamiku jangan sampai kebiasaan buruknya itu ketahuan orang lain, apalagi kami tinggal di kampung, penduduknya sedikit, aku takut jadi bahan obrolan mereka. Cukuplah selama ini aku digosipi sebagai wanita mandul karena tidak bisa memberi suamiku anak, aku tidak ingin ada gosip yang mengatakan kalau suamiku seorang pecandu seks di dunia maya. Aku senang menemukan website ini, ternyata banyak orang terutama wanita yang senasib denganku dan enggan bercerita ke orang lain dan memilih curhat di sini. Aku berdoa kepada Tuhan semoga suamiku sadar dan semoga internet di desa kami dihilangkan saja atau kalau memungkinkan situs cerita-cerita seks itu yang ditutup. Suamiku jadi begini karena kecanduan situs-situs tersebut. Sekarang apa yang harus aku lakukan? Terus terang aku bingung. Aku berharap diantara pembaca yang sedang membaca ceritaku ini ada yang bisa membantu dan memberiku solusi. Kadang aku berpikir nekat merusak komputer ini supaya semua cerita seks yang di simpan suamiku hilang juga. Semoga Tuhan memberiku jalan keluar,, amiiin.
Asalamualaikum… maaf sebelumnya kalau aku bercerita tentang selingkuh yang membuat semua orang sakit hati dan benci kepadaku. Ini adalah cerita nyata perselingkuhanku dengan suami orang yang kusesali sampai sekarang,, aku sudah punya suami tapi aku jatuh cinta dengan suami orang seorang istri dan Ibu dari seorang anak perempuan yang sekarang berusia 7 tahun. Aku menikah pada tahun 1995 dan baru punya anak tahun 2004. Aku dan suami termasuk pacaran cukup lama sekitar 5 awal pernikahan aku merasa bahagia.. dan bahkan sangat bahagia meskipun saat itu kami belum di karuniai anak. Suami sangat mencintaiku sampe bekerja di suatu perusahaan, di kantor aku tahu banyak yang suka denganku tapi aku selalu berusaha tidak menanggapi mereka, aku tidak ingin mengkhianati suamiku, apalagi aku termasuk orang yang benci dengan tahun 1998 aku berhenti kerja karena perusahaan tempatku bekerja bangkrut terkena imbas krisis moneter. Sejak itu, aku hanya menjadi ibu rumah tangga yang sehari-hari hanya mengurus suami saja. Meskipun penghasilan suamiku bisa dibilang sangat kurang, aku tetap berusaha cukup dan tidak meminta tahun 2002 adik iparku menawarkan pekerjaan di kantornya, perusahaan tersebut milik sepupu suamiku jadi kupikir tidak apa, dan lagi pula dengan bekerja aku bisa membantu suamiku mencari uang tambahan untuk keperluan bekerja lagi, kondisi ekonomi keluargaku bisa dibilang membaik, meskipun tidak semua tapi bisa dikatakan 80% pengeluaran rumah tangga aku yang tanggulangi. Kadang aku resah melihat suamiku tapi kupikir mungkin rejekinya yang belum datang, jadi aku tetap bekerja dan berdoa semoga suamiku dapat pekerjaan yang lebih bagus tahun 2004, aku hamil dan melahirkan anak perempuan. Di tahun itu pula, praktis semua urusan rumah tangga aku yang urus, termasuk biaya hidup kami sekeluarga. Selama ini aku bersabar dengan semuanya tapi akhirnya aku tidak tahan, rasanya ingin berontak tapi aku bingung harus tahun 2009, bos ku memasang internet di kantor, tujuannya supaya aku dan teman-teman bisa lebih mudah berkomunikasi dengan kantor cabang di daerah. Disitulah pertama kali aku mengenal internet, dan aku mulai gila dan berkenalan dengan banyak laki-laki melalui dunia beberapa laki-laki yang kukenal, ada salah seorang yang menarik perhatianku, statusnya sama denganku, dia sudah punya istri dan 2 orang anak. Dia begitu perhatian dan membuatku serasa muda kembali. Mungkin aku jatuh cinta kepadanya, apalagi jika mengingat hubunganku dengan suami yang begitu sekarang aku masih berhubungan dengan selingkuhanku itu, tapi beberapa minggu ini aku merasa dia berubah, dia tidak pernah lagi menelponku atau sms buat tanya kabarku. Aku pikir mungkin dia berusaha menghindar dariku. Semalam aku berdoa dan meminta kepada Allah supaya aku bisa melupakan selingkuhanku itu dan bisa kembali ke keluarga kecilku. Aku sudah banyak berbuat salah dan sudah mengkhianati suami dan berharap doa dari teman-teman pembaca, *** supaya aku bisa menjalani kehidupan keluargaku kembali seperti dulu dan menjadi keluarga yang sakinnah mawaddah dan warohhma.. amien.
Ketagihan seks Suatu paksaan yang menyakitkan pasangan dengan cara yang tiada ketagihan lain mampu buat. Ini adalah suatu kisah pengakuan yang menyedihkan – bagaimana hidup seorang wanita Singapura berubah sepenuhnya apabila mengetahui yang suami selama 2 tahun itu ketagih…seks. “Ketagihan seksnya secara terus-terang seperti bermain ping-pong emosi.” Eunice bukan nama sebenar, seorang eksekutif sumber manusia yang berumur 37 tahun dan isteri kedua kepada Daryl yang berusia 38 tahun, berkongsi ceritanya dengan kami bagaimana rasanya hidup bersama dengan seorang lelaki yang sangat gilakan seks. Saya bertemu Daryl di dalam satu majlis syarikat. Dia seorang jurutera di syarikat sama tempat saya bekerja, yang bermakna bahawa saya sudah tahu tentang perceraiannya baru-baru ini. Tetapi itu tidak menghalang saya daripada tertarik kepadanya, dan kemudian menerima ajakan temujanji kami yang pertama. Satu perkara membawa kepada perkara yang lain dan kami berkahwin setahun kemudian. Saya tidak pernah tahu mengapa perkahwinan pertamanya gagal. Dia bukan seorang yang banyak bercakap dan jarang berkongsi perasaan atau perkara tentang masa lampaunya. Saya juga bukan seorang yang suka mengungkit hal yang tidak selesa untuk diperkatakan, dan sejujurnya, semua berjalan lancar sehingga membuatkan saya berasa ianya tidak penting pada waktu tersebut. Ia hanyalah selepas satu tahun perkahwinan yang sesuatu mula berasa pelik..di dalam kamar. Hubungan seks adalah kerap, tetapi terasa sangat mekanikal dan keintiman itu sesuatu yang sangat tidak dirasai. Daryl selalu mengajak saya untuk menonton porno bersamanya, dan saya menonton beberapa kali bersama dia, dan kemudiannya sedar yang pergerakan dan posisi yang kami lakukan adalah satu peniruan terhadap apa yang kami baru tonton. Saya tidak dapat mengelak daripada berasa yang dia membayangkan yang dia sedang melakukan hubungan intim bersama pelakon porno tersebut. Peningkatan secara tiba-tiba di dalam intensiti dan pergerakan bertenaga di atas katil tidak lupakan juga dengusan yang kuat yang merupakan sangat luar biasa, hanya membuatkan saya terfikir yang dia bukanlah melakukan hubungan seks bersama saya. Ia juga membuatkan saya bertambah risau apabila Daryl marah kepada saya dan kadang kala berkelakuan agresif, menyatakan bahawa saya tidak memberikannya seks yang mencukupi. Dia akan membuat perangai dan pergaduhan kami akan berakhir dengan dia keluar dari rumah, hanya pulang pada keesokan harinya. Dia tidak menjawab panggilan saya dan mengabaikan semua mesej saya. Tugasan kerja ke Thailand bermula pada waktu itu, dan sangat kerap sehingga dua kali sebulan. Di dalam fikiran saya, saya tahu apa yang bermain di kepala saya apabila saya membayangkan dia berada selama bermalam-malam di satu tempat yang dikenali dengan seks terbuka. Tetapi saya tahu yang suami saya tidak akan sesekali membayar untuk seks. Oh, salahnya saya! Daryl kemudian mengaku kepada saya yang dia ada pergi ke kelab bogel apabila dia bekerja’ di Bangkok. Dia dengan angkuhnya berkata yang ada satu masa di mana dia cuba untuk mencium salah satu wanita di kelab tersebut. Ini membuatkan saya hilang kawalan. Dan berhak untuk hilang kawalan. Saya mengamuk dan mendapatkan nasihat daripada kenalan kami. Pada waktu inilah rakan rapatnya memberitahu saya sebab kegagalan perkahwinan pertamanya – bekas isterinya menjumpai emel yang membongkar rahsia bahawa suaminya telah berlaku curang kepadanya. Saya berasa bodoh kerana mengambil masa yang lama untuk mengetahui hal sebenar dan juga kerana berasa ianya tidak penting untuk menyiasat kegagalan perkahwinannya. Adakah saya tidak cukup baginya? Adalah kami tidak sesuai berhubungan intim bersama? Saya berasa sangat terluka. Sudah tentu, saya mulakan langkah FBI saya dan melakukan sesuatu yang tidak pernah saya fikir untuk lakukan – saya melihat telefonnya. Saya sangat terkejut, saya menjumpai mesej berbaur lucah kepada beberapa wanita yang dia temui secara rawak sewaktu keluar malam. Mereka saling berfantasi tentang melakukan hubungan seks di taman dan merancang pertemuan sulit mereka yang seterusnya. Dalam satu daripada mesej berkenaan, seorang wanita telah mengatakan yang saya seorang isteri yang tidak layak buatnya. Suami saya tidak langsung menyangkalnya. Sebaliknya, dia terus bercakap tentang susuk buah dada wanita tersebut, dan bagaimana dia sangat ingin menyentuhnya. Bayangkan betapa sakit hati saya ketika itu. Ia juga membuatkan saya terfikir tentang apa yang dia pernah beritahu kepada saya – “Kadangkala” katanya, “seks hanyalah seks.” Ini, saya rasa, boleh diterjemahkan sebagai rasionalisasi berguna daripada seseorang yang pernah melakukannya banyak kali bersama wanita lain. Adakah saya terlalu bodoh dan buta di dalam cintanya? Bagaimana saya boleh terlepas petandanya? Daryl, selepas konfrontasi petang itu mengaku yang dia ketagih seks. Saya merasakan ia mengarut pada mulanya…ketagih seks? Adakah ini hanya cara untuk keluar dari masalahnya? Adakah ini jawapan yang diberi oleh seseorang yang curang kepada pasangannya? Saya kini lebih bersedia untuk meninggalkan dia berbanding sebelum ini, tetapi saya masih menyintainya. Walaupun terdapat kelemahan ini, walaupun adanya halangan utama ini di dalam perkahwinan kami. Saya tidak tahu jika saya boleh memaafkannya kerana menipu saya…tetapi dia memberikan alasan ia adalah masalah perubatan.’ Ya, masalah ini bermula sebelum dia berjumpa saya, tetapi ia meninggalkan kesan kepada saya. Saya sekarang telah meletakannya di dalam kategori ketagih’ tetapi bagaimana saya meletakkan dia bersama semua cerita lain yang saya telah dengar daripada penagih seks lain? Memikirkannya sahaja membuatkan hati saya remuk dan badan saya menggeletar. Pemikiran tidak elok bermain di fikiran saya sepanjang hari. Adakah terdapatnya harapan bagi penagih seks? Adakah ini semua penipuan atau permainan manipulasi semata? Kepercayaan adalah satu masalah sekarang buat kami – bagaimana kita tahu yang ianya tidak akan berlaku lagi? Adakah seks itu satu masalah kesihatan atau hanya alasan semata untuk menjadi seorang yang jahat? Saya letih dengan permainanan ping-pong’ ini, dan ingin meletakkan raket saya sekarang juga. Kisah seperti mana diceritakan kepada Pavin Chopra Apakah tanda-tanda bahawa suami anda mungkin seorang penagih seks? Tekan seterusnya untuk mengetahui lebih lanjut! Ketagihan seks adalah satu keadaan yang ditunjukkan oleh penglibatan atau kegiatan desakan nafsu yang kuat di dalam aktiviti seks, walaupun terdapat akibat negatif. Di dalam kebanyakan kes, penagih seks enggan untuk menerima yang mereka ketagih, selalunya membawa kepada tingkah laku paksaan yang boleh merosakkan perhubungan yang mereka ada dengan orang yang mereka sayangi. Paling teruk, penagih seks juga boleh berlaku curang. Tanda-tanda yang suami anda seorang penagih seks Minat tidak sihat terhadap pornografi selalunya dilakukan secara rahsia Ramai penagih seks akan melancap walaupun selepas seks Mereka sangat yakin secara seksual, dan kadangkala agak agresif Dia akan menjadi semakin perahsia tentang telefonnya dan mungkin menyelinap keluar malam untuk pertemuan seks rahsia Dia akan menjadi sangat pemarah dan tegang jika anda mengelak daripada seks apabila dia memerlukannya Jika anda kenal sesiapa yang mempunyai ketagihan sebegini, klik di sini untuk mendapatkan bantuan. Pernahkah anda mengalami atau kenal situasi yang sama? Kongsikan bersama kami – kami inginkan mendengar daripada anda! Ada isu keibubapaan yang buat anda risau? Jom baca artikel atau tanya dan dapat terus jawapan dalam app theAsianparent kami! Download theAsianparent Community di iOS dan Android sekarang!
Jakarta - Menjadi seorang perawat, bidan, serta penyuluh kesehatan selama 40 tahun membuat Rachael Hearson menemui banyak orang dengan berbagai kasus. Salah satunya kasus unik pasangan yang sudah lama menikah buku terbaru Hearson yang berjudul Handle With Care Confessions of an NHS Health Visitor, ia membagikan cerita ketika mengunjungi keluarga. Ia mendatangi banyak keluarga untuk mengajarkan Mirror, sebuah cerita unik dialami Hearson. Peristiwa ini terjadi sebelum adanya internet. Ia bertemu sepasang suami istri yang sudah bertahun-tahun menikah, tapi tak kunjung memiliki anak. Ternyata, hal ini bukan disebabkan oleh gangguan kesehatan reproduksi keduanya. Melainkan, pasangan ini tidak mengerti bagaimana proses terjadinya kehamilan."Mereka tidak tahu bagaimana membuat bayi, dan ini tugas saya untuk memastikan mereka tahu," kata suami istri/ Foto Getty Images/iStockphoto/AndreyPopovPasangan ini tidak memahami bahwa jika ingin memiliki bayi, mereka harus melakukan seks. Selama ini, keduanya tidak memiliki pemahaman akan hal tersebut, Bunda."Mereka benar-benar berpikir bayi datang sebagai hasil dari pernikahan," lalu memberikan pasangan tersebut pengetahuan tentang seks. Setelah beberapa kali kunjungan, pasangan ini justru tidak bisa melepaskan tangan mereka satu sama bisa memiliki anak, pasangan tentunya harus melakukan hubungan seks. Selain itu, bercinta ketika masa subur merupakan salah satu waktu terbaik supaya bisa hamil, Healthline, untuk mengetahui masa subur, caranya adalah menghitung hari siklus menstruasi. Setiap siklus dimulai pada hari pertama periode Bunda, dan berakhir pada hari sebelum periode berikutnya juga dilihat dari titik tengah siklus Bunda. Jika Bunda memiliki siklus 28 hari, umumnya akan mengalami ovulasi sekitar hari juga perubahan restoran di era new normal berikut ini, Bunda.[GambasVideo Haibunda] sih/muf
Sebenarnya ini adalah sebuah bagian dari kisah nyata yang merupakan testimoniku; bahwa aku merasakan kenikmatan sex yang luar biasa dengan orang selain suamiku. Kesalahan terbesarku sampa hari ini adalah aku tidak pernah bisa melupakan laki-laki itu. [hot story] Nikmatnya Berhubungan Sex Dengan Suami Orang,- Awalnya aku belum pernah merasakan hubungan sex sampai nikmatnya luar biasa walaupun aku sudah menikah dengan seorang laki-laki, karena dipaksa oleh seorang laki-laki yang belum aku kenal maka aku baru mengetahui dan merasakan....alangkah nikmatnya sex. Belum Pernah Aku Berhubungan Sex Senikmat Ini Desember 2013, ketika suamiku pulang kantor menyampaikan kepadaku bahwa bulan ini akan ada seminar satu minggu di Yogyakarta dia menyarankan aku untuk ambil cuti untuk ikut dengannya penataran sambil menikmati suasana baru di kota Yogyakarta. Di antara waktu istirahat dia akan ajak aku untuk melihat kota Yogyakarta, Keraton Yogya yang belum pernah aku melihatnya. Maka aku urus cutiku itu Begitulah, pada hari Sabtu 17 Desember malam aku telah berada di Melia Purosani Hotel kurang lebih 300 meter dari Malioboro kearah utara. lihat semua tempat duduk dipenuhi pengunjung. Sederhana saja aku diperkenalkan dengan teman-teman suamiku yang datang bersama istri mereka. Dalam kerumunan meja besar untuk rombongan suamiku ini kami nampaknya merupakan pasangan yang paling muda dalam usia. Tentu saja aku menjadi perempuan yang termuda dan nampaknya juga paling cantik. Sementara ibu-ibu yang lain rata-rata sudah nampak ber-cucu atau buyut barangkali. Dan akhirnya aku tidak bisa begitu akrab dengan para istri-istri yang rata-rata nenek-nenek itu. Mungkin duniaku bukan lagi dunia mereka. Cara pandang dan sikap kehidupanku sudah jauh beda dari masa mereka. Saat kembai ke kamar hotel dengan itu kulihat kamar di depan kamarku pintunya terbuka dan nampak sepintas di dalamnya ada seseorang sedang sibuk menulis. Dia sempat menengok ke arahku sebelum aku bergerak menuju lift. Hal yang lumrah di dalam hotel yang tamunya dari segala macam orang dan asal. Tak terbersit pikiran apapun pada apa yang barusan tampak oleh mataku. Aku adalah type perempuan yang berpribadi dan paling teguh menjaga diri sendiri baik karena kesadaran sosial budayaku maupun kesadaran akan etika moral yang berkaitan dengan nilai-nilai kesetiaan seorang istri pada suaminya. Demikian pula yang berkaitan dengan kecantikan. Aku sangat menyadari bahwa basis tampilanku adalah perempuan yang cantik dengan bandan terawat sexy cenderung semok. Dan hal itu terbukti dari banyak orang yang sering secara langsung ataupun tidak langsung memberikan komentar dan penghargaan atas kecantikanku serta sikapku pada kecantikan dab bentuk tubuhku. Aku ingin kecantikkan yang juga memancar dari sikap budayaku. Dengan demikian aku akan selalu cantik dalam keadaan apapun. Oleh karenanya aku sangat menyukai touch’ yang sangat mencerminkan kemuliaan pribadi. Buatku hidup ini sangat tinggi maknanya dan perlu disikapi secara mulia, khas dan penuh kepribadian. Sesudah 1 jam jalan dan lihat sana-sini kembali aku dilanda rasa bosan yang menuntunku untuk balik ke kamar saja. Aku memasuki kembali lift menuju kamarku di lantai 5. Aku masih melihat kamar depanku yang tetap pintunya terbuka. Aku membuka pintuku dan masuk. Aku sedang hendak mengunci kembali kamarku ketika terdengar dari luar sapaan halus. “Selamat pagi” Yang spontan aku jawab selamat pagi pula sambil membuka sedikit pintuku. Kulihat lelaki dari kamar depanku itu dan begitu cepat menyisipkan tangannya ke celah pintu dan meraih daunnya, kemudian dengan sangat sigap pula masuk menelusup ke kamar sebelum aku menyadari dan mempersilahkannya. Hal yang sungguh sangat tidak mengenakkan aku. Aku tidak terbiasa berada dalam sebuah ruangan tertutup dengan lelaki lain yang bukan suamiku. Tetapi peristiwa itu rasanya berlangsung demikian cepat. Bahkan kemudian lelaki itu merapatkan dan langsung mengunci pintuku hingga kini benar-benar aku bersamanya dalam kamar tertutup dan terkunci ini. Ini adalah sebuah kekeliruan yang besar. Aku langsung marah dan berusaha menolaknya keluar dengan meraih kunci di pintu. Tetapi kembali dia lebih sigap dari aku. “Tenang, sus, jangan takut. Aku nggak akan menyakiti sus, kok. Aku cuma sangat kagum dengan kecantikan yang sus miliki. Benar-benar macam kecantikan yang lahiriah maupun kecantikkan dari dalam batin. Inner beauty. Khayalanku menjadi melambung jauh setiap melihat sus. Sejak semalam di meja makan saat makan malam, kebetulan aku berada di samping meja makan rombongan suami sus, aku lihat tangan-tangan lentik sus. Aku pastikan sus sangat cantik. Dan pagi tadi saat sus jalan-jalan di taman bersama suami dan kemudian juga jalan-jalan di sekitar lobby kembali aku sangat mengagumi penampilan sus. Aku sangat terpesona dan tak mampu menahan diriku. Aku kepingin sekali tidur bersama sus, pagi ini”. Orang itu memandangkan matanya tajam ke mataku. Omongan orang itu benar-benar biadab, tak punya malu. Apalagi rasa hormat. Dia seakan begitu yakin pasti menang atasku. Edan! Kok ada orang edan macam ini. Limbung dan ketakutan yang amat sangat langsung melanda sanubariku. Bulu kudukku merinding. Aku sepertinya jatuh dari ketinggian tanpa tahu akhirnya. Rasa sesak nafasku demikian menekan emosiku. Aku merasa begitu sangat lemah, terbatas dan tak punya pilihan. Jangan harap kebaikan dari lelaki biadab ini. Dia jelas tidak menyadari dan paham betapa aku mengagungkan nilai-nilai hidup ini. Dia tidak tahu betapa aku selalu takut pada pengkhianatan dan pengingkaran terhadap kesetiaanku pada suami. Aku sama sekali tak pernah siap akan hal-hal yang sebagaimana kuhadapi saat ini. Sungguh edan!! Kemudian dengan kalemnya dia raih tangan dan pinggangku untuk memelukku. Harga diri dan martabatku langsung bangkit marah. Aku berontak dan melawannya habis-habisan. Tanganku meraih apapun untuk aku pukulkan pada lelaki itu. Kutendangkan kakiku ke tubuhnya sekenanya, kucakarkan kukuku pada tubuhnya sekenanya pula. Tetapi. Ya ampun, dia sangat tangguh dan kuat bagiku. Lelaki itu berpostur tinggi pula dan mengimbangi tinggiku, dan usianya yang aku rasa tidak jauh beda dengan usia suamiku disertai dengan otot-otot lengannya yang nampak gempal saat menahan pegangan tanganku yang terus berontak dan mencakarinya. Dia seret dan paksa aku menuju ke ranjang. Aku setengah dibantingkannya ke atasnya. Dan aku benar-benar terbanting. Kacamataku terlempar entah ke mana. Teriakanku sia-sia. Aku rasa kamar Hotel Melia ini kedap suara sehingga suaraku yang sekeras apapun tidak akan terdengar dari luar. Karena perlawananku yang tak kenal menyerah dia dengan cepat meringkus tangan-tanganku dan mengikatnya dengan dasi suamiku yang dia temukan dan sambar dari tumpukan baju dekat ranjang hotel. Dia ikat tanganku ke backdrop ranjang itu. Aku meraung, menangis dan berteriak sejadi-jadinya hingga akhirnya dia juga sumpel mulutku, entah pakai apa, sehingga aku tak mampu lagi bergerak banyak maupun berteriak. Sesudah itu dia tarik tungkai kakiku mengarah ke dirinya. Dia nampak berusaha menenangkan aku, dengan cara menekan mentalku, seakan meniupi telingaku. Dia berbisik dalam desahnya, “Ayolah, sus, jangan lagi memberontak. Nanti lelah saja. Percuma khan, Waktu kita nggak banyak. Sebentar lagi suami sus istirahat makan siang. Dan bukankah dia selalu menyempatkan untuk menjemput sus untuk makan bersama?!”. Aku berpikir cepat menyadari kata-katanya itu dan menjadi sangat khawatir. Ini orang memang betul-betul lihay. Mungkin memang tukang perkosa profesional. Dia seakan tahu dan menghitung semuanya. Dia bisa melemparkan isue yang langsung menekan. Dia tahu bahwa aku tidak mau kehilangan suamiku. Dan dia juga tahu, kalau toh kepergokpun, dia tak akan merugi. Hampir tak pernah dengar ada suami yang melapor istrinya diperkosa orang. Yang ada hanyalah seorang suami yang menceraikan istrinya tanpa alasan yang jelas. Disinilah bentuk tekanan lelaki biadab ini padaku. Sementara itu tindakan brutalnya terus dilakukannya. Dia robek blusku dengan kekerasannya untuk menelanjangi dadaku. Dia hentakkan kutangku hingga lepas dan dilemparkannya ke lantai. Kemudian dengan seringainya dia menelusurkan mukanya. Dia benamkan wajahnya ke ketiakku. Dia menciumi, mengecup dan menjilati lembah-lembah ketiakku. Dari sebelah kanan kemudian pindah ke kiri. Yang kurasakan hanyalah perasaan risih yang tak terhingga. Suatu perasaan yang terjadi karena tiba-tiba ada sesuatu, entah setan, binatang atau orang telah merangseki tu Tangan-tangannya menjamah dan menelusup kemudian mengelusi pinggulku, punggungku, dadaku. Tangannya juga meremas-remas susuku. Dengan jari-jarinya dia memilin puting-puting susuku. Disini dia melakukannya mulai dengan sangat pelan. Ah.. Bukan pelan, tt.. tetapi.. lembut. Dd.. dan.. dan demikian penuh perasaan. Kurang ajaarr..! D.. dd.. dia pikir bisa menundukkan aku dengan caranya yang demikian itu. Aku terus berontak dalam geliat. Tetapi aku bagai kijang yang telah lumpuh dalam terkaman predatornya. Aku telah rebah ke tanah dan cakar-cakar predatorku telah menghunjam di urat leherku. Aku sesenggukan melampiaskan tangisku dalam sepi. Tak ada suara dari mulutku yang tersumpal. Yang ada hanya air mataku yang meleleh deras. Aku memandang ke-langit-langit kamar Hotel Melia. Dia menciumi pipiku dan menjilat air mataku, “Duhh, sayangkuu.. kamu cantik banget, siihh.. “, orang ini benar-benar kasmaran padaku. Dia juga menciumi tepian bibirku yang tersumpal. Kini kengerian dari kebiadaban berikutnya datang menyusul. Tangannya sigap menyibakkan gaun penutup wilayah rahasiaku. Tangan lainnya mencapai pahaku dan mulai meraba-raba kulitku yang sangat halus karena tak pernah kulewatkan merawatnya. Lelaki ini tahu kehalusan kulitku. Dia merabanya dengan pelan dan mengelusinya semakin lembut. Ucchh.. Betapa aku dilanda perasaan malu yang amat sangat. Aku yang tak pernah menunjukkan auratku selama ini, tiba-tiba ada seorang lelaki asing yang demikian saja merabaiku dan menyingkap segala kerahasiaanku. Kemudian dia kembali melanjutkan kebiadabannya, dia merenggut dan merobek gaunku. Dia tarik dari haribaan tubuhku. Dia campakkan ke lantai sebagaimana kutangku tadi. Dan kini aku hanyalah perempuan yang hina dengan setengah telanjang dan siap dalam perangkap lumatannya. Aku merasakan betisku, pahaku kemudian gumpalan bokongku dirambati tangan-tangannya. Berontakku sekali lagi hanyalah kesia-siaan. Dia menindih berat dengan dadanya. Wajahnya mendekat hingga kurasakan nafasnya yang meniupkan angin ke selangkanganku. Lelaki itu mulai menenggelamkan wajahnya ke selangkanganku. Bukan main. Belum pernah ada seorangpun berbuat macam ini padaku. Juga tidak begini suamiku selama ini. Edan. Edaann..!! Aku tak kuasa menolak semua ini. Segala berontak-ku kandas. Kemudian aku merasakan lidahnya menyapu pori-pori selangkanganku. Edaann..!! Lidah itu sangat pelan menyapu dan sangat lembut. Sesaat sepertinya aku berada di persimpangan jalan. Di depan mataku ada 2 potret. Aku membayangkan suamiku dan sekaligus lelaki ini. Salahkah aku? Dosakah aku? Siapa yang salah? Kenapa aku ditinggal sendirian di kamar ini? Keringatku meluncur deras. Aku tak bisa pungkiri. Aku sedang jatuh dalam lembah nikmat yang sangat dalam.. Aku sedang terseret dan tenggelam dalam samudra nafsu birahiku. Aku sedang tertelan oleh gelombang nikmat syahwatku. Salahkah akuu..?? Salahkah..?? Dan saat kombinasi lidah yang menjilati selangkanganku dan sesekali dan jari-jari tangannya yang mengelusi paha di wilayah puncak-puncaknya rahasiaku, aku semakin tak mampu menyembunyikan rasa nikmatku. Isak tangisku terdiam, berganti dengan desahan dari balik kain yang menyumpal mulutku. Dan saat kombinasi olahan bibir dan lidah dipadukan dengan bukan lagi sentuhan tetapi remasan pada kemaluanku, desahanku berganti dengan rintihan yang penuh derita nikmat birahi. Aku telah tenggelam. Dan gelombang itu kini menggoyang pantatku. Aku menggelinjang. Aku histeris ingin.. Yaa.. Aku ingin! Aku punya ingin menjemputi ribuan lidah dan jari-jari lelaki ini. Ampuunn..!! Masih adakah aku?? Dan ah.. Pintarnya lelaki ini. Dia begitu yakin bahwa aku telah tenggelam. Dia begitu yakin bahwa aku telah tertelan dalam syahwatku. Dia renggut sumpal di mulutku. “Ayolah, sayang.. mendesahlah.. merintihlah.. Ambil nikmatmu. Teguk haus birahimu..”, Aku mendesah dan merintih sangat histeris. Kulepaskan dengan liar derita nikmat yang melandaku. Aku kembali menangis dan mengucurkan air mata. Aku kembali berteriak histeris. Tetapi kini aku menangis, mengucurkan air mata dan berteriak histeris beserta gelinjang syahwatku. Aku meronta menjemput nikmat. Aku menggoyang-goyangkan pinggul dan pantatku dalam irama nafsu birahi yang menerjangku. Dan sejak saat itu aku memasuki wilayah tak terhingga, tanpa batasan norma sekaligus meninggalkan batasan-batasan yang selama ini kupertahankan dengan sangat teguhnya. Aku memasuki suatu wilayah yang terbersit sepintas, bahwa aku sebenarnya pernah menginginkan nilai macam ini, nilai dimana tak ada kekhawatiran, ketakutan, rasa salah dan rasa mengkhianati. Aku memasuki wilayah dimana aku eksis secara murni menjadi diriku. Mungkin semacam ini alamiahku, yang adalah mahkluk untuk dipenuhi keinginan nafsu dan birahi yang demikian bebas tanpa kendali. Baca Berikutnya [hot story] Nikmarnya Berhubungan Sex Dengan Suami Orang bagian dua
cerita seks dengan suami orang