cerita seks orgasme berkali kali
Kemampuanwanita untuk orgasme berkali-kali berasal dari aliran darah yang masih tetap berkumpul di organ-organ vitalnya selama berhubungan seks. Setelah klimaks yang pertama, sedikit aliran darah tersebut akan kembali ke jantung, tetapi Anda bisa menyiasatinya agar tetap berada di area organ intim.
Sodokbelakang- Cerita Sex Entotan Supir Saat aku sendirian dirumah bapakku yang masih kerja di kantor dan Ibu sedang seminar di luar kota dan aku dirumah hanya ada aku, sopirku dan pembantuku satunya, supirku manto namanya dia sudah menikah tapi istrimya ditinggal di luar kota. Aku merasakan kecapekan setelah seharian aku jalan-jalan dan aku
Tehnikmultiple orgasme berkali kali kuat senggama tahan lama. Multiple Orgasme utk priaPada laki-laki, kemampuan utk berfungsi secara seksual tergantung pada faktor psikologis, hormon, syaraf dan saluran darah. Urutan seksual pd laki-laki termasuk 5 langkah : rangsangan, ereksi, ejakulasi, orgasme dan detumescence (hilangnya ereksi).
SEKSVIDEO- Layanan Sex Gratis Buatmu Khusus 18+ Streaming Felem Cerita Seks Orgasme Berkali Kali lagi trending kategori indo sex Gratis Gak Pakai Iklan. (Jav1 Perkosa) Bokep Full Guru Diperkosa Murid Berkali Kali Censored. by awu 31243 views 2 years ago.
Mass Iss.. Mass Isshh.." ia mulai memangil-manggil namaku. Sepertinya ia sudah mau orgasme. Maka aku terus mempergencar gerakanku. Kurengkuh kedua pantatnya dan kutekan ke depan sehingga membuat batang kemaluanku makin melesak dalam liang surganya. Berkali-kali kulakukan gerakan itu sehingga makin membuatnya meneriakkan namaku berulang-ulang.
mình đã không yêu xin đừng tìm nhau. 1. "I, um, was going at it solo style and was really close, when I suddenly remembered my dog died a couple of weeks ago. I never got the chance to mourn him properly because it happened when I was really busy. I'd had the dog since I was five, he died just this year at 17-years-old. Suddenly remembering him while so close to orgasm made me cry. And I came, sobbing uncontrollably to the thought of my dead dog." [via]2. "I was at a theme park and my sister wanted to go on a SpongeBob ride that I was just getting a bit too old for. I go on it, and its a 'lie down' type of ride, with a wedge bit separating legs. That wedge bit vibrated perfectly on my clit. Rode it twice." [via]Giphy3. "While my friends were playing video games I was behind watching porn under the sheets. When I was close I went to the bathroom, pointed my penis towards the toilet, came, then flushed." [via]4. "In the back seat of my boyfriend's dad's car on a long road trip. Boyfriend and his dad were up front, I was in the back feeling bored and rather adventurous. It went 100% unnoticed." [via]5. "In high school, I was incredibly horny and awkward. My girlfriend had decided that we weren't doing anything sexual anymore a few months ago. Religious reasons. I decided to try calling a prostitute. I don't know why I came to that decision. I should have just ended the relationship. But that was the decision I made. I looked online, found someone with acceptable and extensive reviews, and called. As soon as she picked up the phone, my voice became a quiet stutter. I could barely communicate. After a few seconds of extremely awkward conversation, I came in my pants with no stimulation and hung up." [via]Giphy6. "Well... I guess that having an orgasm AND a leg cramp at the same time is the winner for me..." [via]7. "I was 21. First time going to a strip club. This girl that looked identical to Mandy Moore whom I had a major celebrity crush on at the time was giving me my first ever lap dance. About three minutes into it, I came in my pants... She looked, said, "Well, I guess we're done here", and walked away..." [via]8. "The one to my mother in law's feet in the grass from her May 2015 Instagram post." [via]
Anda bisa melakukannya Banyak perempuan yang tidak bisa mencapai orgasme karena kurangnya eksplorasi diri atau karena pasangannya hanya mementingkan kepuasan dirinya sendiri. Namun, sebenarnya ada jalan untuk mencapai orgasme atau klimaks, dan bahkan mendapatkannya lebih dari sekali. Kuncinya adalah, tidak malu untuk mengakui bahwa kita pun ingin merasakan sensasi kenikmatan tersebut dan lebih berani mengeksplorasi diri saat bercinta. Di bawah ini adalah beberapa tips yang bisa Anda coba. Cari Tahu Keinginan Pasangan Inilah hal pertama yang bisa Anda lakukan untuk mencapai orgasme. Anda harus mengenali bagaimana dan di mana sentuhan yang Anda inginkan, sekaligus yang tidak Anda sukai. Jika Anda memahami kebutuhan Anda sendiri, tentunya Anda bisa mengarahkan suami untuk menyentuh Anda di titik-titik paling sensitif dari tubuh Anda. Melatih Otot Vagina Untuk melakukan sesi bercinta yang baik, Anda perlu memastikan bahwa otot dasar panggul dan otot-otot vagina Anda kuat. Otot vagina yang sehat akan mampu mengalirkan darah ke area yang memungkinkan Anda mengalami sensasi kenikmatan yang lebih dalam. Otot-otot ini berada di sekitar uretra, vagina, dan anus. Untuk melatihnya, lakukan senam Kegel di mana kita harus mengencangkan dan mengendurkan otot-otot tersebut, seperti saat Anda menahan pipis, dalam hitungan tertentu. Simak caranya di sini. Meningkatkan KualitasForeplay Foreplaypemanasanboleh dibilang memegang peran paling penting untuk mencapai orgasme berulang kali. Kebanyakan perempuan hanya dapat mencapai klimaks melalui rangsangan klitoral secara langsung, jadi ajak pasangan untuk memusatkan perhatian ke area ini. Ia bisa menggunakan jemari ataupun lidahnya. Untuk melatih tubuh menerima sensasi puncak berkali-kali, biarkan pasangan menstimulasi Anda selama beberapa menit, kemudian berhenti sebentar, lalu mulai lagi. Dengan demikian, tubuh Anda akan tahu setelah satu stimulasi mencapai puncak, klimaks berikutnya akan datang lagi. Alihkan ke Area Lain Ketika mengalami orgasme melalui stimulasi klitoral, biasanya Anda akan merasakan sensasi geli yang luar biasa. Kalau sudah begini, Anda mungkin akan langsung menarik diri dari rangsangan si dia karena kulit Anda terlalu sensitif dengan sentuhannya. Namun, bila Anda masih menginginkan orgasme yang kedua dan seterusnya, coba alihkan sentuhan pasangan ke area tubuh Anda yang lain yang tidak begitu sensitif. Entah itu payudara, bibir, atau leher Anda. Dengan menjaga saraf-saraf dan energi sensual Anda tetap tinggi, Anda tidak perlu mulai dari awal lagi untuk merasakan stimulasi dari si dia. G-Spot Ketika klitoris sudah menjadi sangat sensitif melalui foreplay, Anda bisa beranjak ke area yang lebih dalam dan menggairahkan yakni G-spot. G-spot sebenarnya sangat sensitif, tetapi karena letaknya yang tersembunyi dan cenderung sulit ditemukan, ia membutuhkan lebih banyak eksplorasi dan stimulasi. Jika Anda sulit menemukannya, coba lakukan posisi reverse cowgirl, atau posisi di mana Anda berada di atas dan membelakangi pasangan. Posisi ini secara alami akan menyentuh G-spot Anda, sekaligus menstimulasi klitoris melalui tubuhnya. Jangan lupa ajak si dia untuk terus meraba bagian tubuh Anda. Santai Saja Tak usah terburu-buru saat melakukan sesi ini, apalagi dengan memancang target untuk meraih multi-orgasme. Lakukan dengan santai, perlahan, sambil menikmatinya semaksimal mungkin. Tak perlu mendesak si dia untuk membiarkan Anda orgasme lebih dulu. Hal ini hanya akan membuatnya tertekan dan lebih sulit untuk terangsang ataupun merangsang diri Anda. Khusus untuk pasangan yang pertama kali berhubungan seks, kesan pertama akan menambah kenikmatan bercinta yang tiada taranya. Oleh karena itu, lakukan dengan benar serta berikan yang terbaik bagi pasangan. Lakukan dengan perlahan-lahan tapi pasti. Hubungan seksual yang baik membutuhkan waktu atau timing yang tepat. Hal ini juga didasari oleh waktu yang dibutuhkan oleh para wanita untuk mencapai klimaks di dalam bercinta juga membutuhkan waktu yang lama. Tidak sekedar main-main, namun unsur belaian, kecupan, ciuman, saling meraba tubuh pasangan juga akan menambah sensasi bercinta bagi pasutri yang baru menikah. Mungkin saja sebelum menikah, salah satu pasangan sudah lebih dulu mengetahui tentang gaya seks apa saja yang dapat dilakukan oleh pasutri. Namun, apabila ini momen pertama bagi pasutri, lakukan gaya bercinta yang konvensional saja, tidak perlu untuk menambahkan banyak gaya di sana, karena faktor keintiman bukan hanya sekedar gaya, namun ungkapan perasaan yang lebih dalam yang disalurkan lewat gaya tersebut juga memiliki peran penting. Untuk menambah sensasi, lepas pakaian pasangan dengan menggunakan gigi, jika tidak memungkinkan baru menggunakan jari. Tindakan tersebut juga akan memberikan sensasi yang luar biasa, terlebih lagi pada saat sudah berada di area intim pasangan. Satu di antara tips seks yang penting adalah menjaga ritme permainan bercinta, karena dengan mengatur ritme, maka tidak hanya salah satu pasangan saja yang akan mencapai klimaks terlebih dahulu, namun dua-duanya dalam waktu bersamaan dapat mencapai klimaks dengan cara yang tepat. Share
Skip to content Beranda / Bisakah Pria Mengalami Orgasme Berkali-kali Saat Seks? Bisakah Pria Mengalami Orgasme Berkali-kali Saat Seks? – Dibandingkan dengan wanita, pria lebih mudah mendapatkan orgasme saat berhubungan badan dengan intens. Sayangnya, pria susah sekali mendapatkan orgasme berkali-kali. Setelah mereka melakukan ejakulasi satu kali, penis akan melakukan mekanisme pertahanan diri, sehingga untuk mendapatkan ereksi saja sangat kalau untuk ereksi saja susah, bagaimana pria bisa mendapatkan orgasme berkali-kali dan mendapatkan kenikmatan yang besar? Well, sebelum menjawab pertanyaan ini ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dengan saksama di bawah ini. Pelajari baik-baik agar tahu seperti apa kesempatan pria mendapatkan multiple orgasm dan bagaimana caranya. Membedakan orgasme dan ejakulasi Sebelum membahas lebih dalam tentang kemungkinan pria mendapatkan orgasme berkali-kali, ada beberapa hal yang perlu Anda pahami. Orgasme dan ejakulasi adalah dua hal yang berbeda. Meski saat orgasme pria mengalami ejakulasi, dua hal ini hanya berjalan beriringan. Nah, dari pengertian ini kita bisa mendapatkan satu buah fakta kalau pria bisa orgasme lagi dengan atau tanpa ejakulasi dan mengeluarkan air mani. Cairan ini akan keluar dengan maksimal jika pria tidak mendapatkan ejakulasi selama 1-2 hari. Jadi, kalau pria merasakan sensasi nikmat seperti orgasme tanpa ejakulasi, mereka sudah mengalami multiple orgasm. Mengapa pria susah ereksi setelah ejakulasi? Setelah mengalami ejakulasi sekali dan mengeluarkan banyak cairan mani, pria akan mengalami kondisi lemas. Penis perlahan-lahan akan mengalami penurunan kualitas ereksi dan akhirnya kembali ke fase flaccid atau lemas. Pada fase ini pria harus beristirahat selama beberapa menit atau mungkin jam agar penis kembali ereksi dengan maksimal. Penis susah ereksi lagi karena organ ini butuh istirahat juga. Setelah mengalami ejakulasi pria akan kehabisan energi sehingga aliran darah ke penis jadi menurun dengan drastis. Beberapa pria yang ingin ereksi terus-menerus biasanya mengonsumsi pil Viagra atau sejenisnya yang sangat berbahaya. Jadi, kalau Anda ingin merasakan ejakulasi lagi, beristirahatlah sejenak. Nikmati afterplay dengan pasangan atau ganti rangsangan pasangan sebelum “jagoan” kuat lagi untuk melakukan fungsinya. Mengenal jenis orgasme pada pria Orgasme pada pria sebenarnya tidak satu jenis saja seperti yang selama ini kita alami bersama-sama. Orgasme jenis itu disebut orgasme ejakulasi. Setelah merasakan getaran nikmat selama kurang dari 5 detik, cairan mani yang berisi sperma akan terpancar dengan kuat. Selanjutnya ada yang disebut dengan orgasme tanpa ejakulasi. Pria tetap merasakan sensasi nikmat selama beberapa detik dan penis tidak mengeluarkan cairan apa-apa. Orgasme jenis inilah yang sering dicari pria karena bisa menjadi gerbang multiple orgasm. Terakhir adalah orgasme yang disebabkan oleh stimulasi prostat. Orgasme jenis ini didapatkan dengan memasukkan semacam dildo atau vibrator ke anus agar bisa menjangkau prostat di belakang area penis. Cara melakukan multiple orgasm Multiple orgasm pada pria memang susah untuk dilakukan, tapi bukan berarti tidak mungkin. Dengan latihan yang rutin, pria bisa memiliki kemampuan untuk melakukan multiple orgasm dan mendapatkan kenikmatan berkali-kali dalam satu sesi seks. Berikut cara yang bisa dilakukan. Mengontrol ejakulasi berkali-kali. Uji berapa kuat Anda menahan ejakulasi agar tidak terjadi setiap sesi seks atau masturbasi. Lakukan latihan kegel untuk memperkuat otot PC yang bertugas untuk mengontrol ejakulasi dan orgasme. Lakukan latihan beberapa kali sehari. Ingat, latihannya jangan menggunakan video pornografi. Pisahkan ejakulasi dan orgasme. Cara ini memang susah dan butuh latihan yang lama. Nah, bagaimana menurut pendapat Anda? Mungkinkah orgasme berkali-kali ini dilakukan oleh semua orang? DokterSehat © 2023 PT Media Kesehatan Indonesia. Hak Cipta Dilindungi
Cerita Dewasa Terbanyak Dibuat Orgasme Berulang Kali Oleh Keponakanku Saya ibu rumah tangga berumur 36 tahun yang sehari-sehari mempunyai kegiatan terkait dengan kegiatan sosial yang kadang-kadang menyelenggarakan kegiatan di luar rumah, termasuk rapat-rapatnya. Suami bekerja di pemerintahan. Anak kami dua yang tertua berumur 14 tahun. Saya sewaktu masih muda kadang-kadang ikut sebagai peragawati dan kadang-kadang juga foto model, dengan tinggi badan 165 cm. Dengan bagian-bagian tubuh depan dan belakang termasuk bagus. Berat badan sekitar 47,5 kg. Orang bilang saya punya penampilan yang menarik dan seksi terutama juga bibir saya. Apa yang saya akan ceritakan adalah pengalaman saya yang menarik yang telah menjadikan hidup saya terpuaskan lahiriah dan batiniah. Dan telah memperkuat kehidupan perkawinan kami. Ceritanya berawal pada suatu peringatan ulang tahun suami kakak saya kurang lebih dua tahun yang lalu, dimana banyak sudara-saudara yang membantu dalam persiapannya. Ikut pula membantu keponakan saya Martin, anak kakak saya yang lain lagi. Martin berumur 25 tahunan, masih kuliah, berperawakan tegap atletis tinggi kurang lebih 1,7 m. Tampangnya cakep dengan rambut hitam bergelombang. Termasuk seksi juga. Genit juga. Suka mencuri-curi memandangi saya, sepert mau menelan. Kalau bertatap pandang matanya sepertinya tersenyum. Kurang ajar juga pikiran saya, tetapi terus terang saya juga senang. Anaknya simpatik sih. Kadang-kadang ada juga pikiran, enak barangkali kalau mencium Martin atau memeluknya/dipeluk. Kelihatannya ada setrum dan chemistry di antara kami. Sore itu kakak meminta saya untuk mengambilkan kue tart, karena tidak ada yang bisa dimintai tolong. Karena tidak ada yang lain juga terpaksa Martin yang mengantarkan dengan mobilnya. Apa yang terjadi adalah ketika secara bersama Martin dan saya memungut dompet saya yang terjatuh di garasi. Martin memegang tangan saya menarik dan mencium pipi saya dengan senyum. Saya tidak bereaksi tetapi juga tidak marah tetapi berusaha memberikan kesan kalau saya juga senang. Sikap saya yang tidak menentang membuatnya kemudian mengulangi ciumannya dalam mobil ketika berhenti di lampu merah. Kali ini ciumannya di mulut sambil menekankan tangannya pada paha. Martin mencium dengan melumat dan memainkan lidahnya. Meski ini bukan pengalaman saya pertama untuk dicium tetapi saya tergetar seluruh tubuh dan merasakan ada rasa menggelitik dan mengalir di kemaluan saya. Selintas terjadi pertempuran antara ya dan tidak, antara pertahanan kejujuran terhadap suami melawan spontanitas keindahan kemunculan gairah, dan nampaknya kejujuran akan terkalahkan. Getaran terus menggebu sampai kesadaran muncul dengan reaksi mendorong sambil menggumam, "Jangan di sini, jangan di sini, dilihat orang." Terus terang keinginan sangat besar untuk tidak menghentikannya, tetapi memang tempatnya tidak tepat. Babak awal telah terbuka, dan cerita tidak ingin terputus dan babak berikut perlu dipanggungkan secara berkelanjutan. Sepanjang proses pengambilan kue tart Martin pada kesempatan yang memungkinkan selalu mencuri untuk mencium dan sesekali membisikkan kata-kata, "You are beautiful," dan terakhir menjelang sampai kembali ke rumah dia bisikkan, "I want you," sambil mencium telinga saya. Sekali lagi saya tergetar sampai ke bawah. Melirik ke arah dia sambil senyum. Saya harap Martin bisa menangkap senyum saya dan pandangan mata saya sebagai tanda "OK". Kami diam. Sesampai di pagar rumah saya bisikkan pada Martin, "Telepon saya besok pagi." Pesta ulang tahun berjalan dengan lancar. Martin tetap mencuri-curi pandang pada setiap kesempatan. Akhirnya semua pulang, saya pun pulang, bersama suami, dengan berbagai perasaan seperti gadis yang jatuh cinta. Malam hari menjelang tidur pikiran tidak bisa terlepas dari Martin. Gelitik dan kelembaban terasa disela-sela paha. Karena pikiran dipenuhi Martin mata pun tidak bisa terpejam. Mengharap pagi hari lekas datang. Gila kalau dipikir, kok bisa tergoda, hanyut. Keesokan harinya pagi-pagi Martin sudah menelepon. Untung bukan suami yang mengangkat. Singkatnya siang itu Martin dan saya lunch, menikmati keberduaan dan kedekatan yang merangsang. Kami meninggalkan dengan Martin memegang inisiatip yang kemudian berakhir di salah satu motel di timur Jakarta, tanpa ada sikap keberatan atau protes dari saya. Tanpa menunggu pintu kamar motel tertutup rapat, sambil berdiri saya telah berada dipelukan Martin, melumat mulut dengan ciuman yang berapi-api. Tangannya menjelajah keseluruh bagian tubuh saya. Ke bawah rok menekan pantat saya dan menekankan badannya dan burungnya. Saya menyerah, tangan saya pun jadi ikut menjelajah ke burungnya yang telah sangat keras. Meremasnya dari luar dengan keinginan yang makin menggebu untuk membukanya. "Gila nih, gila nih!" terngiang di benak, tetapi tak mampu menyetop gairah yang sudah memuncak ini. Setelah memastikan bahwa tidak akan ada gangguan dari room service Martin menggiring saya ke tempat tidur tanpa melepaskan pelukannya. Pelan-pelan dia tidurkan saya dan secara lembut mulai menciumi dari telinga leher mulut, sambil kancing bacu dibuka, dan terus menciumi buah dada saya secara bergantian kanan kiri, BH dilepas, dihisapnya puting dan dijilatnya secara halus. Seluruh badan terasa kena setrum, terangsang. Kewanitaan saya terasa basah karena memang saya mempunyai kekhasan produksi cairan kewanitaan yang banyak. Martin pun memulai membuka satu persatu bajunya, masih tertinggal CD-nya. Secara pelahan Martin membuka bagian bawah rok sambil tak hentinya menciumi seluruh bagian yang terbuka. Perut saya dia ciumi bermesra-mesra. Tangannya menjalar juga keseluruh badan dan mendekap pada kewanitaan saya yang telah membasahi CD, sambil mulut Martin mendesah penuh gairah. Saya sudah tak bisa menahan kenikmatan yang rasanya sudah lama tak saya alami lagi. Tangan Martin mulai dimasukkan ke dalam CD menulusuri kewanitaan saya dengan menggerakkan jarinya. Gila setengah mati rasanya. Mau teriak rasanya. Martin secara halus dan pandai memainkan seluruh badan dan bagian-bagian peka saya. Kewanitaan saya mulai banjir merespon pada rangsangan yang selangit. Gila benar rasanya. Martin berlanjut dengan membuka CD dan memulai mengkonsentrasikan perhatiannya pada kewanitaan saya. Diciumnya secara perlahan dengan memainkan lidahnya dari atas ke bawah. Paha saya ditegakkan dan dibukanya lebar-lebar. Diciumnya bibir kemaluan dengan bibirnya secara penuh, dihisapnya secara berkali-kali sambil lidahnya memasuki celah-celah kemaluan saya. Aduh gila rasanya selangit. Ganti dia hisap klitoris secara halus. Dihisapnya, terus. Sampai saya tidak tahan dan sampailah saya pada puncak. Terasa cairan mengalir. Disertai dengan teriakan ringan tangan memeras rambut Martin. Ini menjadikan Martin lebih lagi menggumuli lubang kemaluan saya. Dia benamkan dan usapkan seluruh wajahnya pada kemaluan saya yang basah dengan desahan kepuasan. Saya sudah tidak bisa lagi menguasai diri dan terasa selalu tercapai puncak-puncak yang nikmat. Gila benar. Belum pernah saya dibeginikan. Pintar sekali si Martin ini, sepertinya pengalamannya sudah banyak. Saya hanya bisa menggerakkan kepala ke kanan kiri dengan mata terpajam mulut terbuka, dengan suara mendesah keenakan. Gila benar. Selangit. Kini giliran saya. Martin saya tarik ke atas. Kini batang kemaluannya terasa menekan paha saya. Martin saya balikkan dan batang kemaluannya saya genggam. Wah besar juga dan kencang lagi, sudah basah pula. Langsung saya hisap dengan gairah. Lidah saya permainkan di ujung kemaluannya sambil dikeluar-masukkan. Martin mengerang. Setelah kurang lebih sepuluh menit Martin melepaskannya. Dia lebih menghendaki keluar di liang kemaluan saya. Kini dia di atas saya lagi dengan posisi batang kemaluan di depan lubang kemaluan. Dengan ujungnya digerak-gerakkan di bibir kemaluan ke atas ke bawah. Enak sekali. Mabok benar. Kemudian secara perlahan masuklah batang kemaluan ke lubang kemaluan saya dan terus menekan sampai terasa penuh sekali, dan terasa sampai di dasar rahim. Gila rasanya benar-benar selangit. Tidak pernah rasanya seenak seperti ini. Martin menekan terus sambil menggoyang-goyangkan pantatnya. Gila! Enak benar! Terus dia putar-putar sambil keluar masuk. Sampai saya lebih dulu tidak tahan dan sampai di puncak, keluar dengan meledak-ledak terasa melayang kehilangan nafas sampai terasa hampa saking nikmatnya. Kemaluan saya terasa basah sekali. Martin masih terus memompa dan belum mau menyelesaikan cepat-cepat. Batang kemaluannya masih diputar dengan keluar masuk di lubang kemaluan, sehingga saya pun tidak tahan keluar lagi, yang ketiga atau yang keenam dengan yang keluar karena dihisap tadi. Gila benar! Seluruh badan basah rasanya. Sprei sudah basah betul dari cairan kewanitaan saya. Martin masih terus menekan, memutar, menggaruk-garuk dan mencium sekali-sekali. Ciumannya di telinga bersamaan dengan tekanan batang kemaluan di dalam lubang kemaluan saya sungguh membuat seluruh badan menggigil nikmat dan membuat saya keluar secara dahsyat. Kemaluan saya terangkat menyongsong tekanan batang kemaluan Martin. Gila benar, sungguh nikmat tiada tandingan. Akhirnya Martin mulai menggerang-ngerang berbisik mau keluar. Dengan tekanan yang mantap keluarlah dia dengan semprotan yang keras ke dalam liang kemaluan saya. Hangat, banyak dan terasa mesra dan memuaskan. Oh Tuhan, sungguh tak ada tandingannya. Dia remas badan saya dengan menekankan bibirnya pada bibir saya. Hampir habis nafas. Kehangatan semprotan Martin menggelitik lagi kemaluan saya sehingga orgasme saya pun keluar lagi yang kedelapan menyusul semprotan Martin. Kami bersama-sama keluar dengan nikmat sekali. Sesaat terasa pingsan kami. Setelah selesai terasa kepuasan yang menyeluruh terasakan di badan. Pikiran terasa terlepas dari semua masalah dan hanya keindahanlah yang ada. Kami masih berpelukan menikmati tanpa kata-kata, sambil memulihkan kembali energi yang telah tercurahkan secara intensif. Kami tertidur sejenak. Siuman setelah sepuluh menit dengan perasaan yang lega, dan puas. Meski demikian rasa mengelitik, gatal-gatal kecil masih terasa di kemaluan saya, seolah belum puas dengan kenikmatan yang begitu hebat. Tangan saya mendekap batang kemaluan Martin mengusap-usapnya sayang. Ingin rasanya batang kemaluan Martin memenuhi lagi di lubang kemaluan saya. Bibir tidak bisa menahan, saya tarik batang kemaluan Martin dan mulai meluncur ke bawah dan menghisapnya lagi dengan kasih sayang, diliputi bau campuran antara cairan saya dan mani yang terasa sedap. Kemaluan Martin terasa sangat lunak tidak segagah tadi. Serasa menghisap marshmallow. Tetapi hal itu tidak berlangsung lama karena secara perlahan batang kemaluannya mulai membengkak dan menyesaki mulut. Sekali lagi kewanitaan saya tergelitik. Tanpa bertanya saya bangkit jongkok di atas Martin dan memasukkan Martin pelan-pelan. Seluruhnya masuk terasa sampai di ujung perut dan mulai menggelitik G-spot. Ganti saya pompa ambil kadang merunduk memeluk Martin dan menciumnya. Kadang sambil duduk menikmati penuhnya di kemaluan saya. Rasanya enak sekali karena saya yang mencari posisi yang terenak untuk saya. Setelah beberapa waktu merasakan kenikmatan yang masih datar, kenikmatan mulai memuncak lagi dan terus memuncak sampai akhirnya sampai puncak tertinggi. Meledak-ledak lagi orgasme dengan teriakan-teriakan nikmat. Yang ternyata diikuti oleh Martin dengan semprotan kedua. Tangannya memeluk erat-erat dengan gerangan pula. Gila enaknya sungguh sesuatu yang belum pernah saya rasakan sebelumnya. Ini kali rasanya surga dunia. Kalau bisa maunya seharian begini terus rasanya. Gila! Gila benar, sungguh nikmat memuaskan. Tetapi kami harus pulang. Saya kembali ke rumah, ke suami dan keluarga saya. Dengan suatu pengalaman yang tak terlupakan selama hidup. Sepanjang jalan kami diam tetapi tangan saling memegang. Malamnya menjelang tidur, sekali lagi kemaluan saya menggelitik dengan ingatan pengalaman siang tadi tidak bisa hilang. Ini memang pembawaan saya yang orang barangkali mengatakannya sebagai maniak seks, histeris, multi orgasme, kelaparan terus. Sekali terbuka lebar dan dirangsang maunya terus dipenuhi. Sejauh ini dengan suami tidak pernah tercapai apa yang Martin bisa lakukan. Kepuasan dengan suami sama-sama tercapai tetapi kepuasan yang tidak mendalam seperti Martin. Suami yang lekas selesai menjadikan "bakat" saya tidak berkembang. Sekarang yang ada hanya suami di samping saya. Saya merengek minta pada suami dengan tangan meraba burungnya dan memijat-mijatnya halus. Dia tertawa sambil mengejek, "Gatel nih ya." Dalam hati saya bilang memang gatal. Saya mencoba menikmati penetrasi kemaluannya dengan membayangkan kemaluan Martin. Kewanitaan saya, saya goyangkan mencari spot yang nikmat sambil mendekap. Dia menekan menarik beritme sampai kemudian saya mencapai puncak dulu diikuti dengan semprotan maninya. Selesailah sudah. Kemaluan saya masih ingin sebetulnya, tetapi dia biasanya sudah tidak bisa lagi. Jadinya tanganlah yang bergerak "Self Service". Memang penyakit saya atau karunia ya itu. Sekali sudah diobok-obok tidak bisa berhenti. Saya tidur dengan nyenyak malam itu. Seperti yang bisa diduga pertemuan saya dengan Martin berlanjut. Semua fantasi seks dan impian-impian tak ada yang tidak kami wujudkan. Sungguh sangat-sangat nikmat. Teknik kami makin sempurna dan Martin bisa membuat saya orgasme sampai tiga belas kali. Pada kesempatan lain akan saya ceritakan pengalaman-pengalaman kami yang aduhai. Semoga saya tidak jatuh cinta dan menghendaki hubungan yang lebih dalam, dan mengacaukan rumah tangga saya yang sudah ada. Saya hanya mau seksnya. Sama seperti Martin juga. Sehingga dari luar, partner seks saya resmi adalah suami. Dibalik itu Martin lah yang menjadi pemuas seks dan fantasi saya dan ini telah berjalan selama dua tahunan. Dua kali dalam seminggu paling sedikit. Suami tetap dilayani seminggu sekali, kadang sepuluh harian sekali. Saya merasa bahagia dengan pengaturan sedemikian. Keluarga tetap tidak terganggu. Hubungan dengan anak-anak dan suami tetap seperti biasa, bahkan kehidupan seks dengan suami menjadi lebih baik. Ternyata selingkuh ada manfaat dan kebaikannya juga. * Cerita Dewasa, Cerita Seks, Cerita Mesum, Cerita Dewasa Hot, Cerita Seks Hot, Cerita Mesum Hot, Cerita Dewasa Terbaru, Cerita Seks Terbaru, Cerita Mesum Terbaru, Cerita Dewasa Seru, Cerita Seks Seru, Cerita Mesum Seru, Cerita Dewasa Terbanyak, Cerita Seks Terbanyak, Cerita Mesum Terbanyak, Kumpulan Cerita Dewasa, Kumpulan Cerita Seks, Kumpulan Cerita Mesum *
Cerita panas Lulus SMU, dunia baru, dunia penuh warna, Gadis itu bernama Tanti, namun lebih suka dipanggil Putri, Usia 18 tahun merupakan usia yang sangat menggemaskan. Aku bertemu dia saat dia asyik bergoyang di acara refreshing kantorku. Dia adalah Lady Escort sebuah tempat karaoke yang baru dibuka tiga bulan lalu di Selatan Jakarta. Kusempatkan ngobrol dengannya, dan dia mengaku bahwa dia terpaksa bekerja untuk biaya ujian SMU nya tempo terbayang liukan tubuh yang mengundang jiwa kelelakianku. Aku harus menaklukkannya, kataku dalam hati. Dengan pengalaman yang kumiliki, akhirnya bisa juga dia kutaklukkan. Namun aku jadi ngeri sendiri, betapa tidak, aku pernah berjanji pada diri sendiri, aku nggak akan pernah mau menyentuh perempuan yang masih perawan, sepertinya telah mulai kucumbu sang Tanti…, baru pada taraf permulaan, dimana mulut kami saling berpagutan, dan tangan bebasku mulai bergerilya menjelajahi dadanya, dia sudah melenguh-lenguh mendapatkan orgasmenya. Profil seorang gadis yang belum pernah tersentuh tangan jahil lelaki. Belum lagi saat lidahku sudah mulai menyapu dada dan klitorisnya, tak terhitung dia telah mengalami orgasme berapa hotel M***, seolah tak sabar kulucuti pakaiannya satu persatu, dengan ciuman bertubi- tubi di mulut dan lehernya, membuatnya tak sadar apa yang sedang kulakukan. Kutempelkan batangku yang masih terbungkus jeans ke kakinya untuk menambah sensasi bagiku dan manuver yang menjadi favoritku, jelajahan lidah ke sekujur tubuh, yang kumulai dari mulut dan bergeser ke arah lehernya, sementara tanganku mulai menemukan mainan yang sangat mengasyikkan, bungkahan dada yang sangat kenyal, dan menantang. Putingnya masih merah, dan menunjuk ke sabar segera kusapukan lidahku menyusul tangan yang sudah mendahului. Tubuhnya mulai mengejang, menunjukkan Tanti sudah memperoleh orgasmenya yang pertama, diimbuhi dengan lenguhan- lenguhan sambil menyebut-nyebut namaku…. “Oh…., mas,…. Ough… shhhh!” Lenguhan perlahan namun ragu-ragu, menunjukkan betapa amatir gadis dalam pelukanku tak puas tanganku mulai merayap merasakan kehangatan vaginanya yang sudah teramat basah. Kudapati klitorisnya yang sudah mengeras dan licin, memudahkanku untuk mempermainkan dengan tangan. Tak kuhentikan jilatan-jilatan lidahku di lagi dia mengejang, dan melenguh mengalami orgasme keduanya. Tanpa memberi kesempatan untuk beristirahat, mulai kuturunkan jilatan- jilatanku kea rah perut, dengan tujuan yang pasti… kitoris….. Jilatan-jilatan yang turun perlahan dari dada ke perut, mulai membangkitkan semangatnya perut langsingnya dan kubiarkan bermain- main agak lama di sana, menimbulkan rasa geli dan penasaran baginya. Kuturunkan lagi lidahku menuju ke selangkangan yang semakin lembab miliknya, hingga kudapati klitorisnya yang semakin mengkilat dan memerah merekah dan bau khas cairan vagina yang sangat kusuka, namun milik si Tanti ini lain, bau yang harum, menunjukkan betapa terawat tubuhnya. Tak lama lidahku memainkan klitorisnya, sambil sekali-sekali kususupkan ke liang vaginanya, kembali dia mengejang dan meracau tak menentu sambil menyebut-nyebut namaku….“Oh…., mas,…. Ough… shhhh! Sudah mass..sh… dia mengeluh….” Kuhisap cairan yang meleleh keluar dari vaginanya… Rasanya sangat khas dan memabukkan. Lenguhan-lenguhan yang bisa membuatku gila, namun otak warasku masih bisa berpikir. Jika dengan sentuhan-sentuhan dan jilatan-jilatan itu saja bisa membuatnya mengalami orgasme Tanti lebih dari sekali, jangan-jangan dia masih murni dan kuangkat tubuhku dan dan kubaringkan sejajar disampingnya serta kulolosi pakaian yang menempel ditubuhku tanpa kecuali. Kutarik tangannya untuk mulai mempermainkan penisku. Ada hentakan keras dari Tanti, jangankan untuk memberikanku kepuasan, untuk menyentuhnyapun dia tak mau.“Terus harus bagaimana aku bisa memperoleh kepuasan ?” Keluhku padanya sambil berusaha merayu. Kembali kujilati dadanya tuk membuatnya kembali terbuai, dan sepertinya berhasil. Kurasakan lagi tubuhnya mulai membara lagi. Kulihat gelengan kepala saat kucoba lagi untuk meraih yang liar membuatku semakin tak tahan… Aku harus mendapatkan kepuasan itu. “Ya, kalau gitu dimasukin aja, ya ?” kataku seolah mengancam. Tak terdengar penolakan dari Tanti, walaupun kulihat ada reaksi lain darinya yang kutahu dia merasa kugesekkan penisku ke mulut vaginanya yang sudah basah, sekedar bergesekan, tak ada niatan untuk memasukkan penisku ke dalam vaginanya. Sensasi yang sangat memabukkan, apalagi saat gesekan penisku mengenai klitorisnya yang mengeras itu, wow…. Kembali terdengar lenguhan saat penisku menyentuh klitorisnya.“Oh… shhh…” rintihnya, sehingga menimbulkan tanya dalam benakku, bagaimana lagi rintihannya jika penisku kumasukkan dalam vaginanya ? Tak tahan dengan rasa penasaran itu, mulai kuselipkan kepala baja penisku….. dan kurasakan tangannya menggapai pinggangku, menahan aku untuk tidak melesakkan penisku lebih dalam lonjakan pinggul dan geraman perlahan keluar dari mulutnya. Kucabut lagi penisku untuk meningkatkan sensasi lain untuknya. Kumasukkan lagi perlahan-lahan penisku, sebatas kepala bajanya dan kembali tangannya menahan ada gerinjal perlahan pinggul dan geraman serta nafas tertahan dari Tanti seolah kehabisan nafas, disusul kejatan-kejatan seluruh tubuhnya manggapai orgasmenya untuk kesekian kali…. “Oh…., mas,…. Ough… shhhh!” Kucabut lagi, dan kususupkan penisku dan perlahan- lahan kutambah kedalamannya tanpa dia sadari, hingga tak ada lagi yang tersisa. Seluruh batang penisku telah habis memenuhi liang kuayun tubuhku secara perlahan- lahan seolah memompa vaginanya, dapat kurasakan cairan yang mulai meleleh keluar mengenai selangkanganku. Mungkin karena gerakan memompa yang perlahan- lahan itulah, kurasakan tubuh Tanti mulai membara kembali, ditandai dengan lenguhan tertahan dan goyangan pinggul yang masih tertahan lama goyangan perlahan tubuhku, kembali dia mengejat- ngejat bagaikan ikan kehabisan air diiringi rintihan yang membuatku mabuk…. “Oh…., mas,…. Ough…shhhh, oouuuhhhhhhhhghhh!” Semakin kupercepat ayunan tubuhku untuk segera mengejar ketinggalanku darinya. Tak tertahan lagi lenguhan yang juga semakin cepat seiring kayuhanku yang semakin cepat. “Uh….uh….uh….uh…….ouhhhh….!”perlahan penuh keraguan namun tak tertahan dan mempengaruhi otak kecilku untuk segera menghabisinya. Mendadak kuhentikan kayuhanku, dan kucabut penisku dari vaginanya, dan kemudian kupandangi wajahnya. Tak tahan dengan perlakuanku itu, terasa ada tarikan halus dari tangannya untuk melanjutkan permainan yang sengaja kutunda itu. Kulesakkan lagi batang penisku dengan agak kasar menghujam ke vaginanya. Tak tertahan lagi lenguhan panjang tanpa ada keraguan yang tersisa…..“Aahhhh….. uhhhhh…..nghhhhhh !” Kuayunkan badanku tanpa ragu lagi dengan sepenuh tenagaku, semakin tak menentu pula rintihan yang hinggap ditelingaku, sehingga memancing kenikmatan yang sudah mulai tak dapat kubendung lagi…. Segera kucabut penisku dan kugesekkan ke vagina bagian luar dan ejakulasiku dengan kutekankan penisku ke bawah perutnya tuk mencari sensasi seolah dijepit kehangatan vaginanya, tak dapat kutahan, spermaku memancar deras di antara perut kami seiring dengan lenguhan panjang kami berdua…. “Ohhhh…. oh….. oughhhhh…….. !” lenguhku panjang “Aahhhh….. uhhhhh…..nghhhhhh !” selingnya….. Entah berapa kali aku berkejat-kejat menikmati entah untuk yang keberapa kali bagi Tanti mengalami orgasme itu. Kugulingkan badanku sambil memejamkan mata, menikmati sisa-sisa kenikmatan yang tak tertahan hingga ujung rambutku. Sementara itu Tanti menarik selimut dan berbalik memunggungiku, dan tak berapa lama kudengar nafas lembut teratur, tanpa meperdulikan cucuran keringat dan lelehan sperma yang masih ada di tubuhnya, Tanti tertidur nakalkupun tak mampu membangunkannya dari mimpinya. Niatku semula yang ingin segera mengulangi permainan ranjang itu aku urungkan. Perlahan tapi pasti nafsuku yang siap menggelora lagi itu menjadi tega aku kalau ingat bahwa dia telah mengalami orgasme yang menguras tenaga itu berulang kali. Begitu sensitifnya Tanti, seolah-olah gesekan celana dalamnya sendiri saat dia berjalanpun bisa membuatnya terkulai penuh kenikmatan.
cerita seks orgasme berkali kali